Bacaan dan Renungan Firman TUHAN 4 Jan 2021

Firman Tuhan hari ini berdasarkan “Revised Common Lectionary Sundays and Special Days Calendar” terambil dari Amsal 3:1-12 dan Yakobus 4:11-17

Amsal 3:1-12

Alkitab Firman Tuhan

1 Hai anakku, janganlah engkau melupakan ajaranku, dan biarlah hatimu memelihara perintahku, 2 karena panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera akan ditambahkannya kepadamu. 3 Janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau! Kalungkanlah itu pada lehermu, tuliskanlah itu pada loh hatimu, 4 maka engkau akan mendapat kasih dan penghargaan dalam pandangan Allah serta manusia.

5 Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. 6 Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu. 7 Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak, takutlah akan TUHAN dan jauhilah kejahatan; 8 itulah yang akan menyembuhkan tubuhmu dan menyegarkan tulang-tulangmu.

9 Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, 10 maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya.

loading...

11 Hai anakku, janganlah engkau menolak didikan TUHAN, dan janganlah engkau bosan akan peringatan-Nya. 12 Karena TUHAN memberi ajaran kepada yang dikasihi-Nya, seperti seorang ayah kepada anak yang disayangi.

13 Berbahagialah orang yang mendapat hikmat, orang yang memperoleh kepandaian, 14 karena keuntungannya melebihi keuntungan perak, dan hasilnya melebihi emas. 15 Ia lebih berharga dari pada permata; apapun yang kauinginkan, tidak dapat menyamainya. 16 Umur panjang ada di tangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan. 17 Jalannya adalah jalan penuh bahagia, segala jalannya sejahtera semata-mata. 18 Ia menjadi pohon kehidupan bagi orang yang memegangnya, siapa yang berpegang padanya akan disebut berbahagia.

Yakobus 4:11-17

11 Saudara-saudaraku, janganlah kamu saling memfitnah! Barangsiapa memfitnah saudaranya atau menghakiminya, ia mencela hukum dan menghakiminya; dan jika engkau menghakimi hukum, maka engkau bukanlah penurut hukum, tetapi hakimnya. 12 Hanya ada satu Pembuat hukum dan Hakim, yaitu Dia yang berkuasa menyelamatkan dan membinasakan. Tetapi siapakah engkau, sehingga engkau mau menghakimi sesamamu manusia?

13 Jadi sekarang, hai kamu yang berkata: “Hari ini atau besok kami berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun dan berdagang serta mendapat untung”, 14 sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap. 15 Sebenarnya kamu harus berkata: “Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu.” 16 Tetapi sekarang kamu memegahkan diri dalam congkakmu, dan semua kemegahan yang demikian adalah salah.

loading...

17 Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa.

Renungan

Setiap kita pasti ingin terus maju dan semakin sukses, sehingga kita selalu merencanakan segala sesuatu untuk mencapai target-target sebagai tolok ukur kesuksesan kita.

Perencanaan yang matang diperlukan agar target yang kita harapkan dapat kita capai. Oleh karena itu kita mulai menyusun rencana berdasarkan berbagai data dan informasi yang tersedia, data-data dan berbagai asumsi yang kita perkirakan akan terjadi di masa depan.

Dengan cara itu kita mempersiapkan berbagai tindakan antisipasi apabila ternyata rencana tidak berjalan sesuai harapan, karena terjadi perubahan faktor-faktor atau berbagai kondisi di masa depan. Faktor-faktor politik, sosial, ekonomi dan kesehatan adalah berbagai penyebab yang dapat menggagalkan rencana kita untuk mencapai target.

Dalam mengumpulkan data dan informasi untuk menyusun rencana, pastikan kita tidak melakukannya berdasarkan asumsi pribadi kita, namun sebelumnya kita harus sudah memperoleh hikmat TUHAN (Amsal 3:5-6). Banyak orang yang terbalik dalma menyusun rencana, yaitu mereka memulai terlebih dahulu dan segala yang terjadi nanti adalah urusan belakang.

Sikap tersebut menggambarkan mereka tidak mengenal TUHAN dengan baik. Mereka mungkin pernah membaca firman TUHAN, namun di dalam pikiran mereka TUHAN akan menolong mereka ketika segala sesuatu berjalan tidak sesuai rencana.

loading...

Mereka menjadikan TUHAN layaknya ban serep. Bahkan memperlakukanNya sebagaimana ban serep yang tidak terawatt, hanya sekedar ada. Tidak pernah melakukan pemeriksaan kondisi ban serep secara rutin, dan baru kecewa ketika suatu saat kondisi darurat harus menggunakan ban serep, ternyata ban serepnya rusak dan tidak bisa digunakan.

Ketika segala sesuatunya tidak sesuai harapan, maka orang-orang yang mengabaikan Tuhan di awal perencanaan, biasanya akan merasa kesal dan marah kepada TUHAN. Namun orang-orang yang mengandalkan TUHAN sejak awal perencanaan, pasti sudah siap menerima kondisi yang tidak ideal, karena sadar bahwa TUHAN memiliki rencana yang lebih besar dari rencana kita, sehingga mengatakan (Yakobus 4:15 …”Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu.”)

Terus membaca firman TUHAN dan merenungkannya akan membuat diri kita mampu merencanakan segala sesuatunya dengan baik, dan sebaik apapun yang kita rencanakan tetap harus diserahkan kepada kehendak TUHAN Yang Maha Kuasa.

Bagikan firman TUHAN dan renungan ini kepada seluruh umat manusia, karena itu yang dikehendaki Tuhan: ”Beritakan kabar sukacita dari TUHAN kepada seluruh umat manusia hingga ke ujung bumi”.

God bless you, God bless Indonesia.

Klik untuk bacaan dan renungan firman TUHAN berdasarkan Leksionari

loading...

@shtobing

Add a Comment