Ciri-Ciri Akun Medsos Abal-Abal dan Merusak

akun abal-abal
Jangan Mau dicengkeram Akun Abal-Abal

Hallo para pembaca sekalian, saya hari ini ingin share bagaimana cara kita menemukan akun abal-abal di media sosial.

Tujuannya agar kita semakin cerdas dan tidak termakan opini-opini atau bahkan ujaran kebencian dan fitnah dari seseorang, yang berniat jahat untuk membuat bangsa ini saling curiga.

Ya benar, dengan sangat bebasnya orang membuat akun di media sosial, tidak ada kewajiban mencantumkan Nomor Induk Kependudukan atau pembatasan jumlah akun untuk setiap orang sebagaimana Handphone, membuat orang-orang jahat maupun politikus busuk dapat dengan bebas membuat 1000 akun. Semoga ke depannya ada cara dari semua media sosial untuk menyaring penggunanya.

Kita semua dapat membuat akun media sosial (misalnya yang terkenal seperti facebook, twiter, instagram, Google+, dan youtube) sebanyak yang kita kehendaki karena umumnya mereka hanya melihat akun email kita.

Sehingga asal kita memiliki akun email yang banyak maka kita dapat membuat akun media sosial yang banyak juga. Peluang ini membuat orang dengan mudah membuat akun abal-abal sebanyak yang dia mau.

Ada yang memanfaatkan akun abal-abal untuk mencari keuntungan keuangan, misalnya di instagram sangat banyak akun-akun yang mengatasnamakan artis, mereka bermodalkan foto-foto artis tersebut untuk membuat akun dan mengharapkan banyak follower.

loading...

Tetapi belakangan ini, menurut penelitian sederhana saya sejak tahun 2014, banyak yang digunakan untuk kepentingan politik menjelek-jelekan lawan politik oleh karena itu umumnya dilakukan secara kelompok, yang terkenal misalnya kelompok saracen.

Para pemilik akun abal-abal yang berkerja sama membuat istilah-istilah yang menyesatkan bahkan data-data palsu untuk menyerang seseorang atau kelompok lain.

Menurut analisa saya mereka juga membuat akun abal-abal yang diskenariokan untuk saling menyerang, sehinggga mempengaruhi para pengguna media sosial lain (yang bukan abal-abal) jadi terpengaruh dan memihak ke salah satu pihak (padahal mereka pihak yang sama) Baca: Hati-hati istilah Cebong dan Kampret itu dibuat oleh orang yang sama.

Menurut saya salah satu upaya mereka untuk mengadu domba dengan membuat istilah Cebong dan Kampret sangat berhasil, sehingga dari orang yang saya kenal tidak berpendidikan hingga orang yang berpendidikan tinggi, menggunakan istilah tersebut.

Setelah membaca tulisan ini mari kita mulai berhenti menggunakan istilah Cebong dan Kampret supaya sang pengadu domba tidak bahagia, kecuali adalah anda orang yang menikmati upaya pemecahbelahan itu.

Perlunya kita mengenali akun abal-abal adalah agar kita lebih mudah mengidentifikasi ujaran kebencian, fitnah dan hoax lainnya. Tidak perlu susah-susah, beberapa yang sudah saya identifikasi sebagai akun abal-abal memiliki beberapa ciri-ciri berikut:

loading...
  1. Secara vulgar berani mengucapkan kalimat-kalimat kasar yang bertujuan bluffing (baca: Social Engineering di Medsos)
  2. Biasakan selalu mengecek siapa akun abal-abal yang (tidak lama kok cukup 2 menit saja), masuk ke akun itu maka anda akan menemukan kejanggalan-kejanggalan pada identitasnya, seperti pendidikan dan pekerjaan yang istilahnya aneh-aneh (contohnya: Direktur PT. Cinta Asmara :))
  3. Kejanggalan identitas dilanjutkan dengan komposisi foloowernya, karena pemiliki akun abal-abal berusaha memperoleh follower sebanyak mungkin (supaya tidak terlihat abal-abal), akibatnya followernya juga tidak jelas. Akun asli biasanya followernya teman-teman dan keluarga dengan akun yang jelas, akun abal-abal followernya bisa jadi penjaja prostitusi atau judi online dan yang utama sesama pemilik akun abal-abal kelompok mereka
  4. Kalau mereka mem-post foto-foto maka yang diposting asal-asalan (biasanya gamabar-gambar dari internet), tidak jelas isi postingnya, yang penting ada foto
  5. Postingan lainnya umumnya hasil re-twit atau share dari akun lain atau dari media yang mempublikasikan beritanya di internet. Dan yang terbanyak pasti berita-berita negatif yang menyerang orang/pihak tertentu.
  6. Pembuatan akun bisa juga menjadi dasar kita mengidentifikasi akun abal-abal, umumnya baru dibuat atau paling tua pembuatannya mungkin tahun 2014. Kalau ada yang lama bisa jadi itu hasil bajakan (pencurian pasword).

Mungkin para pembaca memiliki pengalaman lain untuk mengidentifikasi akun abal-abal, silahkan ditambahkan.

Saran saya kalau anda menemukan akun abal-abal jangan ragu untuk mem-block nya, walaupun akun itu berujar kebencian yang menguntungkan anda tetap di block saja karena tujuannya adalah Adu Domba dan Pecah Belah!

Marilah cerdas membedakan mana berita yang dapat dipercaya, mana akun yang dapat dipercaya, jangan mau terjerumus ke dalamnya, Jadilah Cerdas, jangan asal percaya dengan Ember 🙂

Semoga bermanfaat.
God bless you, God bless Indonesia
@shtobing

Add a Comment