Sadar Risiko: Risiko Kepatuhan (Compliance Risk)

Hallo para pembaca sekalian, apakah anda sadar risiko compliance atau risiko kepatuhan? Yaitu suatu risiko yang bila terjadi dapat mengakibatkan perusahaan bangkrut atau dilarang beroperasi?

Risiko ini terjadi akibat dari pelanggaran atas Perundangan ataupun Regulasi, dan pasti sanksi akan dikenakan juga kepada Direksi perusahaan yang dianggap membiarkan pelanggaran terjadi.

Risiko Kepatuhan seringkali diabaikan karena alasan pertimbangan bisnis, atau kecepatan dalam menyelesaikan proyek, yang lebih parah lagi karena berpikir segala sesuatunya bisa di atur dengan uang.

Risiko Kepatuhan

Pelanggaran regulasi seringkali karena alasan kecepatan penyelesaian proyek, dan pemikiran bahwa segala sesuatunya bisa diatur dengan uang.

Kita semua pasti pernah mendengar bagaimana sebuah proyek ditunda pekerjaannya karena tidak sesuai regulasi, atau bagaimana ijin sebuah perusahaan dicabut karena beroperasi tidak sesuai perundangan.

Atau bagaiman Direksi sebuah perusahaan dikenakan sanksi berat karena selain menjalankan perusahaan tidak sesuai regulasi, terdapat korban jiwa akibat dari kegiatan perusahaan yang ia kelola.

Dalam mengidentifikasi sebuah kegiatan yang dapat menimbulkan risiko kepatuhan, saya seringkali menemukan bahwa petugas yang bertanggungjawab tidak mengerti berapa besar risiko yang dapat terjadi. Beberapa kali saya menemukan mereka terperangah, dan sepertinya tidak percaya.

loading...

Selain itu ketika saya bertanya siapa yang akan bertanggung jawab apabila terjadi risiko kepatuhan, mereka karena tidak mengerti mengatakan mereka siap bertanggungjawab, padahal bagi regulator yang bertanggungjawab penuh adalah perusahaan itu.

Contohnya di segelnya sebuah proyek karena manager yang bertugas mengurus IMB tidak menjalankan tugasnya dengan baik, sehingga muncul IMB palsu dan akibatnya bukan hanya pada diri si manager, tetapi pada proyek tersebut yang mangkrak karena tidak bisa dilanjutkan.

Semoga tulisan saya ini berguna bagi setiap pemilik perusahaan atau dewan direksinya, agar sadar risiko kepatuhan (Compliance). Dan secara rutin mengevaluasi serta mengontrolnya dengan serius. Menganggap remeh Risiko Kepatuhan adalah salah satu kesalahan besar!

God bless you, God bless Indonesia.

@shtobing

Add a Comment