Berbagai Kebutuhan Asuransi Jiwa Untuk Proteksi Aset Financial Anda

Tujuan utama orang membentuk rumah tangga, bukanlah sekedar untuk membuat hubungan dengan kekasih menjadi sah secara hukum dan agama, namun untuk menghasilkan keturunan demi kelestarian umat manusia.

Oleh karena itu salah satu tanggungjawab dari orangtua untuk memastikan keluarganya sejahtera, tidak harus kaya raya, tapi mampu memperoleh pendidikan dan pelayanan kesehatan yang memadai. Sehingga kelak menjadi manusia yang berkualitas dari sudut intelektual dan kesehatan.

asuransi kesehatan

Untuk membantu orang-orang memastikan hal tersebut, maka beberapa enterprenuer mendirikan perusahaan asuransi jiwa dan kesehatan. Namun sebagian orang masih ragu akan manfaatnya, akan tetap mereka malu bertanya, walau banyak pertanyaan-pertanyaan (yang timbul dari kegusaran orangtua) seperti berbagai narasi singkat berikut ini:

Jaminan Perawatan Rumah Sakit Sangat Mahal

“Perusahaan tempat saya bekerja, sudah menyediakan asuransi kesehatan untuk saya dan keluarga. Namun ternyata banyak penyebab sakit yang dikecualikan. Selain itu perhitungan kelas kamar dan kategori operasi, sama sekali tidak saya mengerti. Begitu pula limit yang diberikan asuransi, sangat terbatas.

Akibatnya saya pernah terpaksa mencairkan deposito puluhan juta karena over limit. Adakah asuransi yang dapat membantu saya, mendapatkan jaminan perawatan rumah sakit yang lebih luas dengan limit lebih besar, agar saya leluasa bila mendadak perlu dirawat di rumah sakit?”

Respon Asuransi Perusahaan Lambat

“Asuransi kesehatan dari kantor saya sudah mencukupi untuk kami sekeluarga. Akan tetapi anak kami sangat lincah, suka berlari kesana kemari. Bahkan setelah dia mengenal sepakbola, dia sangat sering terjatuh dan cedera. 

loading...

Suatu saat temannya terjatuh sehingga tangannya patah, dan untuk kembali normal harus segera dioperasi. Tapi asuransi tempat kerja tetangga kami itu, tidak bisa segera memberi persetujuan, dengan alasan asuransi ingin menghindari masalah over limit. 

Maka operasi tangan anaknya harus menunggu 48 jam kemudian. Kasihan anaknya menderita sekali selama menunggu pelaksanaan operasi. 

Setelah operasi, karena tindakan operasi tidak segera dilakukan, maka tangan anaknya, walau luka operasinya sudah sembuh, tetap tidak bisa pulih dengan sempurna. Dan pasti akan membekas selamanya. 

Saya lihat kondisi asuransi perusahaan saya juga seperti itu, perlu waktu untuk persetujuan operasi. Jadi saya ingin anakku memiliki asuransi lain yang dapat segera memproses bila terjadi kejadian yang sama.

Saya ingin seperti yang dialami anaknya teman saya yang lain. Yang terjatuh saat bermain seluncuran di kolam renang. Karena limit asuransinya besar, tindakan dapat segera dilakukan. Sehingga ketika saya bezuk tangannya hanya dibebat saja. Terakhir saya lihat tanganya sudah normal kembali, seperti tidak pernah patah. Mahal nggak ya preminya?”

Baca juga: Selalu siap bila terjadi risiko

loading...

Jaminan Hidup Keluarga Hingga Mandiri

Jaminan asuransi kesehatan yang saya miliki sudah sangat mencukupi. Sehingga bila perlu perawatan rumah sakit, saya dan anak-anak saya sudah aman, memperoleh fasilitas VVIP yang nyaman. 

Namun saya ingin menambah tabungan, yang dapat saya berikan ke istri dan anak-anak saya bila ternyata usia saya tidak panjang. Karena saya sadar semua orang bisa saja terkena penyakit kritis, yang tidak diketahui darimana datangnya. 

Selain itu bisa juga karena pesawat yang saya tumpangi saat perjalanan dinas mengalami kecelakaan. Ada tidak ya asuransi yang dapat memberikan proteksi, paling tidak sejumlah biaya pendidikan dan keperluan hidup istri dan anak-anak saya, selama minimal 10 (sepuluh) tahun? 

Jumlahnya saya perhitungkan sekitar 5 milyar Rupiah, sebagai penopang hidup mereka hingga mereka mandiri. Dan kalau tidak terjadi apa-apa, maka dana yang saya kumpulkan menjadi tabungan untuk masa depan kami di hari tua.”

Butuh Proteksi Financial Yang Murni

“Kalau masalah investasi saya jagonya, sehingga saya tidak memilih berinvestasi dengan investasi keuangan di asuransi, karena dengan keahlian saya, pasti hasilnya lebih baik.

Namun setelah melihat kondisi belakangan ini, saya tidak ingin kalau terjadi apa-apa pada saya, baik sakit maupun kecelakaan,  yang mengakibatkan perawatan di ICU, investasi saya tersedot habis. 

Tapi saya tidak ingin asuransi yang berbau investasi, jadi tidak apa-apa bila premi yang saya bayar hilang sebagai biaya proteksi. Saya membayangkan, dengan uang 300 ribu rupiah sebulan saya dapat dilindungi senilai Rp. 1 milyar. 

Saya rela membayar sebesar 300 ribu rupiah sebulan, hitung-hitung saya memproteksi diri sebesar Rp. 1 milyar tapi dengan uang kecil dimana setiap hari hanya membayar 10 ribu rupiah saja.”

Asuransi Kesehatan Untuk Anak Hanya Sampai Usia 23 Tahun

“Ketika nanti anak saya mencapai umur 23 tahun, maka dia harus lepas dari jaminan kesehatan kantor saya bekerja. Sementara ketika umur 23 tahun pasti anak saya masih baru mulai bekerja, sambil mempersiapkan Master Degree nya. Bagaimana kalau karena kesibukannya dia terpaksa harus dirawat di rumah sakit?

Karena dia baru bekerja, pasti dia tidak bisa mendapat fasilitas kamar khusus, yaitu kamar yang khusus untuk 1 pasien sendirian. Atau kamar dengan 1 tempat tidur dan kamar mandi di dalam. Nah apa ada asuransi yang dapat memberikan proteksi biaya rawat inap yang besar, namun premi ekonomis, mengingat anak saya saat ini masih berumur 5 tahun. Saya rasa untuk perlindungan seperti itu, premi 600 ribu rupiah sebulan cukup wajar. 

loading...

Selain itu saya ingin, nanti, saat anak saya berumur umur 25 tahun, investasi asuransinya sudah dapat membiayai premi, jadi hingga umur 99 tahun dia sudah terproteksi untuk perawatan rumah sakit, tanpa membayar premi lagi. Asuransi apa ya yang seperti itu?.”

Persiapan Menambah Warisan Tidak Ribet

“Saya dan istri saya ingin menambah warisan untuk anak saya, sehingga bila terjadi apa-apa dengan saya dan saya divonis terkena penyakit kritis, anak saya tidak mengalami kesulitan keuangan karena harus membiayai perawatan saya. Dan kalaupun hingga tua nanti saya tetap sehat, maka saya harap dapat memperoleh sejumlah uang yang lebih besar dari premi asuransi yang saya bayar. 

Oh Iya, saya tidak mau bayar premi seumur hidup, jadi kalau ada produk asuransi seperti itu dengan bayar premi hanya selama 10 (sepuluh) tahun saja, pasti saya ambil.”

Beasiswa Untuk Anak Hingga Master Degree

“Saya ingin menabung untuk menyiapkan beasiswa anak-anak saya, sehingga ia dapat menyelesaikan Master Degreenya. Akan tetapi apabila selama saya menabung terjadi apa-apa dengan saya, apakah ada yang bisa memproteksi tabungan itu? Sehingga anak saya tetap dapat manfaat beasiswa walau saya sudah tidak ada. Dan dengan tidak adanya saya, saya ingin anak saya itu tidak perlu membayar premi lagi.”

Usia Tua Premi Asuransi Semakin Mahal

“Saya baru sadar, kalau membeli asuransi saat usia sudah di atas 50 tahun, preminya sangat mahal. Dan ternyata kalau saya beli saat ini, di usia produktif saya, preminya sangat terjangkau. Bahkan tidak lebih dari harga kopi terkenal yang sering saya minum. 

Saya lihat, untuk produk yang melindungi saya dari penyakit kritis, dengan pembayaran premi hanya selama 10 tahun, preminya hanya 12 juta Rupiah setahun, atau 1 juta Rupiah sebulan atau 35 ribu rupiah sehari. 

Sementara kopi yang saya minum harganya paling murah 50 ribu rupiah segelas. Saya sangat ingin membeli asuransi itu, tapi dengan syarat memperoleh perlindungan penyakit kritis yang luas.”

Bertanya Dan Ilustrasi Itu Gratis

Pertanyaan dari kegalauan di atas sangat banyak mendera pikiran para orangtua, namun mereka takut bertanya karena tidak ingin harus membeli asuransi.

Keraguan seperti itu sebaiknya tidak perlu menerpa anda, segera bertanya ilustrasi asuransi kepada saya. Di awal saya hanya akan bertanya beberapa informasi untuk menerbitkan ilustrasi, dan semuanya bisa saya lakukan dengan teknologi tanpa harus bertemu.

Apabila berdasarkan ilustrasi dan diskusi anda tertarik, maka baru kita lanjutkan dengan transaksi. Namun perlu disadari bahwa, pada produk asuransi kesehatan tertentu, akan ada proses lebih lanjut yang dilakukan pihak asuransi, yaitu pemeriksaan kesehatan.

Selamat mengenal asuransi lebih baik lagi untuk memastikan aset anda terproteksi dengan baik.

Saya membuat video agar anda memperoleh informasi lebih lengkap lagi terkait uraian di atas:

loading...

Baca juga: Belajar dari kasus kebakaran kantor Kejaksaan Agung

God bless you, God bless Indonesia.

@shtobing

Add a Comment