Renungan Firman TUHAN Berdasar Leksionari 6 Feb 2021

Firman TUHAN tanggal 06 Februari 2021 berdasarkan “Revised Common Lectionary Sundays and Special Days Calendar” (Leksionari) terambil dari Yesaya 46:1-13 dan Matius 12:9-14

Renungan

Manusia Sangat Berharga bagi TUHAN

Alkitab Firman Tuhan

Setiap kita pasti memiliki barang yang paling berharga yang sangat kita sayangi. Bisa jadi karena barang tersebut kita beli dengan harga yang mahal, atau karena ada suatu peristiwa di belakangnya, termasuk bila barang tersebut merupakan kenang-kenangan dari orangtua kita yang sudah almarhum.

Setiap barang yang kita anggap berharga tentunya akan kita rawat dan jaga sebaik mungkin. Sehingga apabila terjadi sesuatu yang mengakibatkan barang tersebut rusak, kita pasti akan sangat sedih, bahkan menjadi kecewa, kesal dan marah. Apalagi kalau barang tersebut hilang, mungkin kita akan sibuk mencaci-maki atau menuduh dan menduga-duga siapa orang, yang kita sangka, mencurinya.

Oleh karena itu tidak jarang orang memiliki brankas, atau ruang penyimpanan khusus untuk barang-barang yang disayanginya. Barang-barang berharg tersebut diperlakukan sedemikian rupa, dan disembunyikan dengan sebaik mungkin jauh dari para pencuri, atau orang-orang yang kita duga suka mencuri. Termasuk dilengkapi dengan kunci atau sandi rahasia.

loading...

Namun demikian, barang yang paling berharga tersebut pastilah kalah jauh dengan orang-orang yang kita kasihi, seperti anak, istri, suami, orangtua dan keluarga kita. Sehingga apabila terjadi sesuatu terhadap keluarga kita ini, kita akan rela melepaskan barang yang berharga tersebut, sehingga dana yang dihasilkan dapat menolong keluarga kita, apalagi untuk orang-orang yang paling dekat dengan kita yaitu anak, istri atau suami kita.

Hal itulah yang disampaikan oleh Tuhan Yesus kepada orang-orang Farisi. Orang Farisi sangat bernafsu ingin menjebak, menangkap dan bila mungkin segera membunuh Yesus. Sehingga mereka menjadikan hari Sabat sebagai alasan untuk menjatuhkan Tuhan. Namun Tuhan Yesus tahu semua, dan IA dengan mudahnya menjatuhkan argumentasi orang Farisi dengan hal-hal yang wajar dilakukan oleh setiap orang, termasuk orang Farisi, yaitu menyelamatkan barang yang berharga (domba) di hari Sabat.

“Domba kamu selamatkan, apalagi manusia, kata Yesus” (Matius 12: 11-12). Tidak ada yang bisa membantah kebenaran yang disampaikan Yesus. Sehingga orang Farisi itu pergi meninggalkanNya, namun bukannya sadar, mereka semakin membenci Dia dan terus mencari cara untuk menjebak dan membunuh Yesus.

Tuhan sangat menghargai manusia ciptaanNya, oleh karena itu IA pasti akan selalu menolong manusia yang membutuhkan pertolongan. Namun sangat banyak manusia yang mengabaikan hal tersebut, karena  semua yang dilakukan Tuhan, dan terjadi di depan mata, mereka tidak melihatnya. Tepatnya mereka tidak mau menyadari bahwa apa yang terjadi di depan mata mereka adalah karena kuasa TUHAN.

loading...

Bahkan umat manusia sangat mudah berpaling dari Tuhan yang sudah jelas-jelas menolong mereka, mereka malah pergi kepada allah yang mereka buat sendiri. Mereka memuja illah yang mereka buat dari emas maupun perunggu, dengan tangan sendiri, dan mereka pikul serta diletakan di tempat pemujaan. Suatu kebodoahan yang amat sangat.

Semua buatan manusia itu sudah rebah dan dihancurkan, namun tetap saja bangsa Israel tergoda untuk menyembah berhala. Sehingga berkali-kali Tuhan menegor, mengingatkan bahkan dengan sedih menghukum mereka.

Berkali-kali Tuhan mengingatkan umat manusia, sebagaimana nabi Yesaya sampaikan kepada bangsa Israel, tidak akan ada yang dapat menyamai kebesaran Tuhan, apalagi segala berhala itu ciptaan tangan manusia. Sehingga dengan keras Tuhan mengatakan mereka adalah “manusia pemberontak!” (Yesaya 46: 5-8).

Dari kita lahir hingga saat ini apakah kita sudah melihat kuasa Tuhan yang menopang kita? Apakah kita sudah merasakan kasih Tuhan setiap hari, dalam keadaan baik mapun dalam keadaan buruk? Apakah kita sudah mendengar sendiri suara Tuhan kepada diri kita, baik yang kita dengar dalam hati maupun dalam pikiran kita? Suara Tuhan yang mengatakan “Aku mengasihi mu, jangan takut segala sesuatu akan indah pada waktunya”.

Kita pasti pernah merasakan, mendengar bahkan melihat kuasa Tuhan kepada kita, atau kepada setiap orang di sekitar kita. Hanya apakah kita menyadarinya?, atau karena bisikan si jahat, maka yang kita pikir adalah logika kita , sehingga membuat kita “tidak bersedia” untuk melihat kuasa Tuhan itu?.

Perhatikanlah dengan seksama, usirlah segala suara yang menghasut dan mengalihkan pikiran kita, jangan biarkan mereka terus menerus menghasut kita. Dengan cara itu kita dapat berkonsentrasi merasakan, mendengar bahkan melihat kuasa Tuhan yang luar biasa itu.

loading...

Anda sudah merasakan, mendengar dan melihat kuasa Tuhan bagi diri anda? Apabila sudah, segeralah sampaikan kabar sukacita itu kepada setiap orang di sekitar anda. Apabila belum, cobalah lagi, dan pastikan kita mengusir si jahat yang mengganggu pikiran kita dan meminta pertolongan Roh Kudus untuk menguatkan kita.

.

God bless you, God bless Indonesia.

Renungan firman TUHAN berdasarkan Leksionari lainnya

@shtobing

Yesaya 46:1-13

1 Dewa Bel sudah ditundukkan, dewa Nebo sudah direbahkan, patung-patungnya sudah diangkut di atas binatang, di atas hewan; yang pernah kamu arak, sekarang telah dimuatkan sebagai beban pada binatang yang lelah, 2 yang tidak dapat menyelamatkan bebannya itu. Dewa-dewa itu bersama-sama direbahkan dan ditundukkan dan mereka sendiri harus pergi sebagai tawanan.

loading...

3 “Dengarkanlah Aku, hai kaum keturunan Yakub, hai semua orang yang masih tinggal dari keturunan Israel, hai orang-orang yang Kudukung sejak dari kandungan, hai orang-orang yang Kujunjung sejak dari rahim.

4 Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu.

5 Kepada siapakah kamu hendak menyamakan Aku, hendak membandingkan dan mengumpamakan Aku, sehingga kami sama?

6 Orang mengeluarkan emas dari dalam kantongnya dan menimbang perak dengan dacing, mereka mengupah tukang emas untuk membuat allah dari bahan itu, lalu mereka menyembahnya, juga sujud kepadanya!

loading...

7 Mereka mengangkatnya ke atas bahu dan memikulnya, lalu menaruhnya di tempatnya; di situ ia berdiri dan tidak dapat beralih dari tempatnya. Sekalipun orang berseru kepadanya, ia tidak menjawab dan ia tidak menyelamatkan mereka dari kesesakannya.

8 Ingatlah hal itu dan jadilah malu, pertimbangkanlah dalam hati, hai orang-orang pemberontak!

9 Ingatlah hal-hal yang dahulu dari sejak purbakala, bahwasanya Akulah Allah dan tidak ada yang lain, Akulah Allah dan tidak ada yang seperti Aku, 10 yang memberitahukan dari mulanya hal yang kemudian dan dari zaman purbakala apa yang belum terlaksana, yang berkata: Keputusan-Ku akan sampai, dan segala kehendak-Ku akan Kulaksanakan, 11 yang memanggil burung buas dari timur, dan orang yang melaksanakan putusan-Ku dari negeri yang jauh. Aku telah mengatakannya, maka Aku hendak melangsungkannya, Aku telah merencanakannya, maka Aku hendak melaksanakannya.

12 Dengarkanlah Aku hai orang-orang yang congkak, orang-orang yang jauh dari kebenaran: 13 Keselamatan yang dari pada-Ku tidak jauh lagi, sebab Aku telah mendekatkannya dan kelepasan yang Kuberikan tidak bertangguh lagi; Aku akan memberikan kelepasan di Sion dan keagungan-Ku kepada Israel.”

Matius 12:9-14

9 Setelah pergi dari sana, Yesus masuk ke rumah ibadat mereka. 10 Di situ ada seorang yang mati sebelah tangannya. Mereka bertanya kepada-Nya: “Bolehkah menyembuhkan orang pada hari Sabat?” Maksud mereka ialah supaya dapat mempersalahkan Dia.

11 Tetapi Yesus berkata kepada mereka: “Jika seorang dari antara kamu mempunyai seekor domba dan domba itu terjatuh ke dalam lobang pada hari Sabat, tidakkah ia akan menangkapnya dan mengeluarkannya? 12 Bukankah manusia jauh lebih berharga dari pada domba? Karena itu boleh berbuat baik pada hari Sabat.”

13 Lalu kata Yesus kepada orang itu: “Ulurkanlah tanganmu!” Dan ia mengulurkannya, maka pulihlah tangannya itu, dan menjadi sehat seperti tangannya yang lain.

14 Lalu keluarlah orang-orang Farisi itu dan bersekongkol untuk membunuh Dia.

Add a Comment