Renungan Firman TUHAN Berdasar Leksionari 27 Jan 2021

Firman TUHAN tanggal 27 Januari 2021 berdasarkan “Revised Common Lectionary Sundays and Special Days Calendar” (Leksionari) terambil dari Amsal 8:1-21 dan Markus 3:13-19

Renungan

Beritakanlah Firman TUHAN Dengan Benar

Alkitab Firman TUHAN

Seorang teman saya, sebutlah namanya Jack, pernah salah menyebutkan sebuah warna ketika kami sedang melakukan praktek kimia di laboratorium. Pada sebuah reaksi kimia yang kami uji, ia mengatakan hasilnya berwarna hijau sedangkan yang lainnya mengatakan warna biru.

Sempat terlintas di pikiran kami bahwa si Jack buta warna. Namun kami segera menyangkalnya, karena kami semua telah lulus uji buta warna ketika masuk ke fakultas kami. Sempat juga terpikir apakah dia “diluluskan” uji buta warna? Namun tanpa berspekulasi lebih lanjut, entah mengapa saya punya ide menanyakan warna angkutan umum yang biasa dia tumpangi, dan benar dia menyebutkan warnya hijau, padahal angkutan umum itu berwarna hijau.

Teman yang lain sempat mendapatkan kertas uji buta warna, dan si Jack dengan mudah menjawab angka-angka yang ada di kertas uji buta warna tersebut. Kami semua langsung sadar bahwa ternyata Jak bukan buta warna, namun tidak tahu atau salah menyebutkan nama warna. Jadi selama ini yang semua orang kenal sebagai warna biru dia menyebutnya hijau.

loading...

Mengajar manusia tentang TUHAN adalah adalah sangat penting, sehingga manusia mengenal Tuhan dengan baik dan benar. Bagi yang sudah tahu dan mengenal bahwa TUHAN itu adalah sumber hikmat, maka mereka dengan mudah mengenali ajaran-ajaran yang dari TUHAN. Bagi yang tidak mengenalNya, maka mereka tidak menyadari hal tersebut. Sehingga ketika ada ajaran yang sesat dan misalnya menggambarkan bahwa TUHAN itu sebagai yang sangat pemarah, bahkan memerintahkan orang untuk membunuh orang lain, maka mereka tidak tahu bahwa sebenarnya TUHAN itu sangat adil dan tidak menghukum dengan keji (Amsal 8:8-9).

Menyampaikan hikmat TUHAN dengan benar sehingga setiap manusia sadar akan kasihNya yang luar biasa adalah salah satu tujuan Tuhan turun ke bumi dan kita kenal sebagai Tuhan Yesus Kristus. Oleh karena itu IA pun memilih 12 (dua belas) orang murid-muridnya, memberikan kuasa yang tidak dimiliki manusia lain salah satunya adalah kemampuan mengusir setan (Markus 3:13-14).

Tuhan Yesus ketika ada di dunia mengajar dan menugaskan murid-muridnya untuk menyampaikan Injil kepada orang-orang di sekitar mereka. Walaupun orang-orang di sekitar mereka adalah bangsa yang sudah mengenal TUHAN sejak dulu kala, namun karena dalam perkembangannya banyak penyesat-penyesat yang sadar maupun tidka sadar mengajarkan hal-hal yang salah, maka mereka yang selama ini merasa sudah mengenal TUHAN ternyata salah harus diluruskan kembali.

Kebenaran Injil yang disampaikan sangat bertentangan dengan apa yang diajarkan oleh kaum Farisi dan Saduki. Tuhan Yesus mengajarkan hal yang sangat berbeda di mata mereka, karena selama ini mereka takut kepada Tuhan dan dikungkung dengan berbagai hukuman dan ancaman. Sedangkan yang diluruskan Tuhan Yesus adalah, TUHAN itu kasih dan ingin menyelematkan umat manusia asal kembali ke jalan yang benar.

loading...

Berubah dan kembali ke jalan yang benar memang tidak nyaman, terbukti dari banyaknya bangsa Israel yang menolak Tuhan Yesus. Padahal apa yang disampaikan Tuhan Yesus bukanlah hal baru karena sudah tertulis di kitab-kitab ribuan tahun sebelum Yesus datang ke dunia. Salah satunya adalah di dalam kitab Amsal.

Bagaimana dengan kita? Apakah kita sudah benar-benar memperoleh hikmat TUHAN dan menjalankan perintahNya dengan benar? Atau ternyata kita selama ini sudah menyimpang jauh, karena pasrah saja mengikuti apa yang diajarkan oleh guru kita tanpa mau membaca lebih detil Alkitab kita?

Sehingga kita tidak pernah memperkaya diri kita dengan membaca sendiri firman TUHAN yang dituliskan di Alkitab, dan merenungkan berbagai kisah kehidupan orang-orang percaya sejak zaman dahulu kala? Apabila jawabnya adalah ya, maka segeralah ambil Alkitab anda, baca, renungkan dengan baik agar kita benar-benar memperoleh pencerahan dari hikmat TUHAN.

Dengan demikian kita dapat menguji sendiri apakah kita sudah berada di jalan yang benar, sebagaimana TUHAN inginkan, atau kita telah menyimpang. Salah satu kebenaran yang harus kita pegang selalu dalam menjalan kehidupan kita, dan kita ajar serta contohkan kepada anak-anak kita adalah Tuhan emnguatamakan kehormatan dan keadilan yang semua itu jauh lebih berharga dari emas dan perak (Amsal 8:18-19)   

God bless you, God bless Indonesia.

Renungan firman TUHAN berdasarkan Leksionari lainnya

loading...

@shtobing

Amsal 8:1-21

1 Bukankah hikmat berseru-seru, dan kepandaian memperdengarkan suaranya? 2 Di atas tempat-tempat yang tinggi di tepi jalan, di persimpangan jalan-jalan, di sanalah ia berdiri, 3 di samping pintu-pintu gerbang, di depan kota, pada jalan masuk, ia berseru dengan nyaring:

4 “Hai para pria, kepadamulah aku berseru, kepada anak-anak manusia kutujukan suaraku. 5 Hai orang yang tak berpengalaman, tuntutlah kecerdasan, hai orang bebal, mengertilah dalam hatimu.

6 Dengarlah, karena aku akan mengatakan perkara-perkara yang dalam dan akan membuka bibirku tentang perkara-perkara yang tepat. 7 Karena lidahku mengatakan kebenaran, dan kefasikan adalah kekejian bagi bibirku.

8 Segala perkataan mulutku adalah adil, tidak ada yang belat-belit atau serong. 9 Semuanya itu jelas bagi yang cerdas, lurus bagi yang berpengetahuan.

10 Terimalah didikanku, lebih dari pada perak, dan pengetahuan lebih dari pada emas pilihan. 11 Karena hikmat lebih berharga dari pada permata, apapun yang diinginkan orang, tidak dapat menyamainya.

loading...

12 Aku, hikmat, tinggal bersama-sama dengan kecerdasan, dan aku mendapat pengetahuan dan kebijaksanaan. 13 Takut akan TUHAN ialah membenci kejahatan; aku benci kepada kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh tipu muslihat.

14 Padaku ada nasihat dan pertimbangan, akulah pengertian, padakulah kekuatan. 15 Karena aku para raja memerintah, dan para pembesar menetapkan keadilan. 16 Karena aku para pembesar berkuasa juga para bangsawan dan semua hakim di bumi.

17 Aku mengasihi orang yang mengasihi aku, dan orang yang tekun mencari aku akan mendapatkan daku.

18 Kekayaan dan kehormatan ada padaku, juga harta yang tetap dan keadilan. 19 Buahku lebih berharga dari pada emas, bahkan dari pada emas tua, hasilku lebih dari pada perak pilihan. 20 Aku berjalan pada jalan kebenaran, di tengah-tengah jalan keadilan, 21 supaya kuwariskan harta kepada yang mengasihi aku, dan kuisi penuh perbendaharaan mereka.

loading...

Markus 3:13-19

13. Kemudian naiklah Yesus ke atas bukit. Ia memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya dan merekapun datang kepada-Nya.

14 Ia menetapkan dua belas orang untuk menyertai Dia dan untuk diutus-Nya memberitakan Injil 15 dan diberi-Nya kuasa untuk mengusir setan. 16 Kedua belas orang yang ditetapkan-Nya itu ialah: Simon, yang diberi-Nya nama Petrus, 17 Yakobus anak Zebedeus, dan Yohanes saudara Yakobus, yang keduanya diberi-Nya nama Boanerges, yang berarti anak-anak guruh, 18 selanjutnya Andreas, Filipus, Bartolomeus, Matius, Tomas, Yakobus anak Alfeus, Tadeus, Simon orang Zelot, 19 dan Yudas Iskariot, yang mengkhianati Dia.

Add a Comment