Renungan Firman TUHAN Berdasar Leksionari 17 Jan 2021

Firman TUHAN tanggal 17 Jan 2021 berdasarkan “Revised Common Lectionary Sundays and Special Days Calendar” (Leksionari) terambil dari 1 Samuel 3:1-20; Mazmur 139:1-6, 13-18; 1 Korintus 6:12-20 dan Yohanes 1:43-51.

Renungan

Menjadi Pilihan Tuhan

Alkitab Firman Tuhan

Tuhan tahu segala-galanya, tidak ada yang tersembunyi bagiNya. IA tahu semua pikiran, rencana dan berbagai perbuatan yang kita lakukan secara sembunyi-sembunyi. Oleh karena itu TUHAN sangat tahu siapa kita bukan hanya yang di luar saja, yang dapat dilihat manusia, namun semua yang di dalam kita yang tidak dapat dilihat orang lain IA tahu.

Orang lain mungkin mengatakan kita adalah orang yang baik, karena berbagai kebaikan yang kita berikan kepada orang itu. Namun Tuhan melihat hati dan pikiran kita, sehingga kita tidak dapat mengelak atas segala hal jahat dan yang berlawanan dengan perintahNya yang terdapat dalam hati dan pikiran kita.

Mengajak orang untuk menjadi pegiat di gereja bukanlah hal yang mudah. Padahal seharusnya orang yang diajak untuk terlibat dalam pelayanan itu dengan sukacita menerimanyam bukan menolak atau menghindar dengan berbagai alasan.

loading...

Pilihan Tuhan yang disampaikan oleh pelayan-pelayannya kepada kita menandakan TUHAN tahu siapa kita. Menandakan Tuhan mengenal kita dengan baik, percaya dan memberkati kita menjadi hambaNya yang menunjukan kepada seluruh umat manusia di dunia, bahwa TUHAN mengasihi umat manusia, dan aktif menyelamatkan kita semua.

Di dalam dunia kerja, adalah hal yang biasa bila pemilik perusahaan, ataupun yang mewakili mereka, baik komisaris maupun direksi mencari orang kepercayaan, untuk ditugaskan sebagai pejabat yang mengemban tugas menjalankan kegiatan operasional perusahaan.

Dengan menugaskan orang kepercayaan dan pilihan mereka sendiri, mereka mengharapkan semua proses operasional dapat berjalan dengan baik, dan para staf dan karyawan tidak berani main-main dalam menjalankan tugasnya, karena segala tingkah laku mereka pasti akan langsung sampai ke direksi melalu orang tersebut.

Namun seringkali orang kepercayaan itu dipilih dari orang yang dekat dengan mereka, bukan dari orang yang memiliki skill dan prestasi yang hebat. Orang yang dekat selain keluarga bisa juga teman dari komisaris ataupun direksi.

loading...

Akibatnya seringkali kita menemukan orang kepercayaan para komisaris ataupun direksi malah menjadi penghambat kemajuan perusahaan, karena banyak dari mereka yang ternyata tidak mengerti operasional secara mendasar dan menimbulkan gejolak di dalam perusahaan dan mengakibatkan banyak para manager dan karyawan yang berprestasi hengkang dari perusahaan tersebut.

Para komisaris dan direksi tidak mengetahui itu semua, karena laporan terkait operasional selalu dipoles oleh Orang “Kepercayaan” itu. Setiap kepergian orang berprestasi dan berpotensi malah dipoles menjadi “orang bermasalah yang meninggalkan perusahaan”. Akibatnya komisaris maupun direksi tidak sadar bahwa perusahaan sedang dibawa menuju jurang. Dan ketika permasalah meledak dan borok-borok perusahaan terbongkar, para komisaris dan direksi hanya bisa gigit jari dan saling menyalahkan, dan yang paling dirugikan adalah pemilik perusahaan.

Tuhan tidak pernah salah memilih pelayan-pelayanNya. Oleh karena itu apabila kita dipilih untuk menjadi pelayanNya jangan menghindar atau menolak, karena itu pertanda Tuhan mengetahui siapa kita dan IA mau kita menjadi saksiNya turut menyelamatkan banyak jiwa di dunia ini.

Ketika Natanael diajak Filupus menemui Tuhan Yesus ia ragu karena ia tidak mengenal Tuhan Yesus, namun hanya satu hal saja yang diperlihatkan TUHAN, dan itu sesuatu yang sederhana, langsung Natanael yakin bahwa Tuhan Yesus adalah Anak Tunggal Tuhan yang mengajaknya menjadi penjala manusia (Yohanes I:48).

Begitu juga ketika Tuhan memanggil Samuel untuk menjadi nabi, ketika itu Samuel masih muda dan belum mengenal TUHAN. Tuhan memanggilnya dan menyatakan kehendakNya atas Samuel, dan Samuel yang saat intu masih belum mengerti, mnejawab sebagaimana yang diajarkan oleh Imam Elia. “Berbicaralah sebab hambaMu ini mendengar” (1 Samuel 3:10b).

Pelayanan di gereja sebesar apapun sering menghadapi kendala kekurangan personil untuk menjadi Majelis, atau bahkan pekerja-pekerja di berbagai bidang lain yang menjadi ujung tombak pelayanan gereja yang dibagi dalam komisi-komisi. Seperti komisi diakonia, komisi pemuda, komisi remaja, komisi anak, komisi suka-duka, komisi pelatihan, komisi multimedia, komisi liturgi, komisi musik gereja dan sebagainya.

loading...

Kekurangan itu terlihat dari rangkap tugas yang diemban oleh para pegiat-pegiat gereja, orang yang sama yang menjadi ketua di salah satu komisi, bisa jadi ia menjadi anggota di komisi-komisi lainnya. Akhirnya tidak aneh apabila kita sering melihat orang yang sama menjalankan tugas yang berbeda di berbagai kegiatan. Dia lagi dia lagi kata orang zaman now.

Semua itu karena orang lain yang dipanggil untuk menjadi pelayan-pelayan Tuhan, menolak dengan berbabagai alasan. Dan mereka memilih untuk menghindari tugas gereja dan cukup menjadi jemaat yang baik katanya.

Tuhan memilih dan memanggil orang-orang yang IA inginkan, untuk menjadi pelayanNya, jadi jangan pindahkan ke orang lain sehingga orang lain itu memperoleh berkat dan pengasihan Tuhan, baik untuk dirinya sendiri dan keluarganya.

Karena ini menyangkut misi TUHAN di dunia ini, maka tentunya Tuhan tidak mau misiNya gagal, sehingga Tuhan pasti melakukan banyak cara agar orang pilihanNya sukses. Untuk itu IA sendiri yang akan memperlengkapi kita dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan di dunia ini.

Untuk semakin menyadari bahwa Tuhan mengenal dan memilih orang kepercayaanNya, dan bukan hanya itu, TUHAN juga memperlengkapi orang kepercayaanNya sehingga dapat menjalankan tugasnya dengan baik, maka baca dan pelajari serta renungkan firman Tuhan di Alkitab. Niscaya kita akan memperoleh hikmat dari firman Tuhan dan kesaksian dari orang-orang yang setia kepadaNya.

Lakukan setiap hari dan bagikan pengetahun kita kepada setiap orang di sekitar kita, agar semua orang menjadi terbuka matanya melihat kasih karunia Tuhan yang luar biasa, dan semua dengan senang hati terlibat menjadi pelayan-pelayan Tuhan.

loading...

Renungan firman TUHAN berdasarkan Leksionari lainnya

God bless you, God bless Indonesia.

@shtobing

1 Samuel 3:1-20

1 Samuel yang muda itu menjadi pelayan TUHAN di bawah pengawasan Eli. Pada masa itu firman TUHAN jarang; penglihatan-penglihatanpun tidak sering. 2 Pada suatu hari Eli, yang matanya mulai kabur dan tidak dapat melihat dengan baik, sedang berbaring di tempat tidurnya. 3 Lampu rumah Allah belum lagi padam. Samuel telah tidur di dalam bait suci TUHAN, tempat tabut Allah.

loading...

4 Lalu TUHAN memanggil: “Samuel! Samuel!”, dan ia menjawab: “Ya, bapa.” 5 Lalu berlarilah ia kepada Eli, serta katanya: “Ya, bapa, bukankah bapa memanggil aku?” Tetapi Eli berkata: “Aku tidak memanggil; tidurlah kembali.” Lalu pergilah ia tidur.

6 Dan TUHAN memanggil Samuel sekali lagi. Samuelpun bangunlah, lalu pergi mendapatkan Eli serta berkata: “Ya, bapa, bukankah bapa memanggil aku?” Tetapi Eli berkata: “Aku tidak memanggil, anakku; tidurlah kembali.”

7 Samuel belum mengenal TUHAN; firman TUHAN belum pernah dinyatakan kepadanya. 8 Dan TUHAN memanggil Samuel sekali lagi, untuk ketiga kalinya. Iapun bangunlah, lalu pergi mendapatkan Eli serta katanya: “Ya, bapa, bukankah bapa memanggil aku?” Lalu mengertilah Eli, bahwa Tuhanlah yang memanggil anak itu.

9 Sebab itu berkatalah Eli kepada Samuel: “Pergilah tidur dan apabila Ia memanggil engkau, katakanlah: Berbicaralah, TUHAN, sebab hamba-Mu ini mendengar.” Maka pergilah Samuel dan tidurlah ia di tempat tidurnya. 10 Lalu datanglah TUHAN, berdiri di sana dan memanggil seperti yang sudah-sudah: “Samuel! Samuel!” Dan Samuel menjawab: “Berbicaralah, sebab hamba-Mu ini mendengar.”

11 Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: “Ketahuilah, Aku akan melakukan sesuatu di Israel, sehingga setiap orang yang mendengarnya, akan bising kedua telinganya. 12 Pada waktu itu Aku akan menepati kepada Eli segala yang telah Kufirmankan tentang keluarganya, dari mula sampai akhir.

13 Sebab telah Kuberitahukan kepadanya, bahwa Aku akan menghukum keluarganya untuk selamanya karena dosa yang telah diketahuinya, yakni bahwa anak-anaknya telah menghujat Allah, tetapi ia tidak memarahi mereka! 14 Sebab itu Aku telah bersumpah kepada keluarga Eli, bahwa dosa keluarga Eli takkan dihapuskan dengan korban sembelihan atau dengan korban sajian untuk selamanya.”

15 Samuel tidur sampai pagi; kemudian dibukanya pintu rumah TUHAN. Samuel segan memberitahukan penglihatan itu kepada Eli. 16 Tetapi Eli memanggil Samuel, katanya: “Samuel, anakku.” Jawab Samuel: “Ya, bapa.” 17 Kata Eli: “Apakah yang disampaikan-Nya kepadamu? Janganlah kausembunyikan kepadaku. Kiranya beginilah Allah menghukum engkau, bahkan lebih lagi dari pada itu, jika engkau menyembunyikan sepatah katapun kepadaku dari apa yang disampaikan-Nya kepadamu itu.”18 Lalu Samuel memberitahukan semuanya itu kepadanya dengan tidak menyembunyikan sesuatupun. Kemudian Eli berkata: “Dia TUHAN, biarlah diperbuat-Nya apa yang dipandang-Nya baik.”

19 Dan Samuel makin besar dan TUHAN menyertai dia dan tidak ada satupun dari firman-Nya itu yang dibiarkan-Nya gugur. 20 Maka tahulah seluruh Israel dari Dan sampai Bersyeba, bahwa kepada Samuel telah dipercayakan jabatan nabi TUHAN.

Mazmur 139:1-6, 13-18

1 Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. TUHAN, Engkau menyelidiki dan mengenal aku; 2 Engkau mengetahui, kalau aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku dari jauh. 3 Engkau memeriksa aku, kalau aku berjalan dan berbaring, segala jalanku Kaumaklumi. 4 Sebab sebelum lidahku mengeluarkan perkataan, sesungguhnya, semuanya telah Kauketahui, ya TUHAN.

5 Dari belakang dan dari depan Engkau mengurung aku, dan Engkau menaruh tangan-Mu ke atasku. 6 Terlalu ajaib bagiku pengetahuan itu, terlalu tinggi, tidak sanggup aku mencapainya.

13 Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku. 14 Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.

15 Tulang-tulangku tidak terlindung bagi-Mu, ketika aku dijadikan di tempat yang tersembunyi, dan aku direkam di bagian-bagian bumi yang paling bawah; 16 mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satupun dari padanya.

17 Dan bagiku, betapa sulitnya pikiran-Mu, ya Allah! Betapa besar jumlahnya! 18 Jika aku mau menghitungnya, itu lebih banyak dari pada pasir. Apabila aku berhenti, masih saja aku bersama-sama Engkau.

1 Korintus 6:12-20

12 Segala sesuatu halal bagiku, tetapi bukan semuanya berguna. Segala sesuatu halal bagiku, tetapi aku tidak membiarkan diriku diperhamba oleh suatu apapun.

13 Makanan adalah untuk perut dan perut untuk makanan: tetapi kedua-duanya akan dibinasakan Allah. Tetapi tubuh bukanlah untuk percabulan, melainkan untuk Tuhan, dan Tuhan untuk tubuh. 14 Allah, yang membangkitkan Tuhan, akan membangkitkan kita juga oleh kuasa-Nya.

15 Tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah anggota Kristus? Akan kuambilkah anggota Kristus untuk menyerahkannya kepada percabulan? Sekali-kali tidak!

16 Atau tidak tahukah kamu, bahwa siapa yang mengikatkan dirinya pada perempuan cabul, menjadi satu tubuh dengan dia? Sebab, demikianlah kata nas: “Keduanya akan menjadi satu daging.” 17 Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia.

18 Jauhkanlah dirimu dari percabulan! Setiap dosa lain yang dilakukan manusia, terjadi di luar dirinya. Tetapi orang yang melakukan percabulan berdosa terhadap dirinya sendiri. 19 Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, –dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? 20 Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!

Yohanes 1:43-51

43 Pada keesokan harinya Yesus memutuskan untuk berangkat ke Galilea. Ia bertemu dengan Filipus, dan berkata kepadanya: “Ikutlah Aku!”

44 Filipus itu berasal dari Betsaida, kota Andreas dan Petrus. 45 Filipus bertemu dengan Natanael dan berkata kepadanya: “Kami telah menemukan Dia, yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret.”

46 Kata Natanael kepadanya: “Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?” 47 Kata Filipus kepadanya: “Mari dan lihatlah!” Yesus melihat Natanael datang kepada-Nya, lalu berkata tentang dia: “Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!”

48 Kata Natanael kepada-Nya: “Bagaimana Engkau mengenal aku?” Jawab Yesus kepadanya: “Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau di bawah pohon ara.” 49 Kata Natanael kepada-Nya: “Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!”

50 Yesus menjawab, kata-Nya: “Karena Aku berkata kepadamu: Aku melihat engkau di bawah pohon ara, maka engkau percaya? Engkau akan melihat hal-hal yang lebih besar dari pada itu.” 51 Lalu kata Yesus kepadanya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia.”

Add a Comment