Renungan Firman TUHAN Berdasar Leksionari 13 Jan 2021

Firman Tuhan tanggal 13 Januari 2021 berdasarkan “Revised Common Lectionary Sundays and Special Days Calendar” (Leksionari) terambil dari Yohanes 1:29-34 dan Yesaya 41:14-20

Yohanes 1:29-34

Alkitab Firman Tuhan

29 Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: “Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia. 30 Dialah yang kumaksud ketika kukatakan: Kemudian dari padaku akan datang seorang, yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku. 31 Dan aku sendiripun mula-mula tidak mengenal Dia, tetapi untuk itulah aku datang dan membaptis dengan air, supaya Ia dinyatakan kepada Israel.”

32 Dan Yohanes memberi kesaksian, katanya: “Aku telah melihat Roh turun dari langit seperti merpati, dan Ia tinggal di atas-Nya. 33 Dan akupun tidak mengenal-Nya, tetapi Dia, yang mengutus aku untuk membaptis dengan air, telah berfirman kepadaku: Jikalau engkau melihat Roh itu turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dialah itu yang akan membaptis dengan Roh Kudus.

34 Dan aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia inilah Anak Allah.”

loading...

Yesaya 41:14-20

14 Janganlah takut, hai si cacing Yakub, hai si ulat Israel! Akulah yang menolong engkau, demikianlah firman TUHAN, dan yang menebus engkau ialah Yang Mahakudus, Allah Israel. 15 Sesungguhnya, Aku membuat engkau menjadi papan pengirik yang tajam dan baru, dengan gigi dua jajar; engkau akan mengirik gunung-gunung dan menghancurkannya, dan bukit-bukitpun akan kaubuat seperti sekam.

16 Engkau akan menampi mereka, lalu angin akan menerbangkan mereka, dan badai akan menyerakkan mereka. Tetapi engkau ini akan bersorak-sorak di dalam TUHAN dan bermegah di dalam Yang Mahakudus, Allah Israel. 17 Orang-orang sengsara dan orang-orang miskin sedang mencari air, tetapi tidak ada, lidah mereka kering kehausan; tetapi Aku, TUHAN, akan menjawab mereka, dan sebagai Allah orang Israel Aku tidak akan meninggalkan mereka.

18 Aku akan membuat sungai-sungai memancar di atas bukit-bukit yang gundul, dan membuat mata-mata air membual di tengah dataran; Aku akan membuat padang gurun menjadi telaga dan memancarkan air dari tanah kering.

19 Aku akan menanam pohon aras di padang gurun, pohon penaga, pohon murad dan pohon minyak; Aku akan menumbuhkan pohon sanobar di padang belantara dan pohon berangan serta pohon cemara di sampingnya,

loading...

20 supaya semua orang melihat dan mengetahui, memperhatikan dan memahami, bahwa tangan TUHAN yang membuat semuanya ini dan Yang Mahakudus, Allah Israel, yang menciptakannya.

Renungan

Berani Bersaksi Karena Benar

Bagi orang yang takut dimusuhi orang lain maka menjadi saksi menyampaikan kebenaran terasa sangat sulit sekali, padahal bersaksi atas segala sesuatu yang kita lihat, alami dan rasakan sendiri adalah hal yang tidak bisa dibantah.

Melihat dan merasakan sendiri serta menyampaikan kepada orang lain, kadang terasa sulit karena kita takut mereka tidak percaya. Lebih parahnya lagi bila mereka bukan hanya tidak percaya tapi malah mengolok-olok diri kita atas apa yang tidak kita perbuat.

Suatu saat ketika saya sedang bekerja, ada informasi tanpa identitas (kita sering menyebutnya sebagai surat kelang) dari seseorang yang mengaku karyawan salah satu ekspedisi rekanan perusahaan dimana saya bekerja. Ia melaporkan bahwa eskspedisi tersebut menggelapkan berbagai barang yang mereka laporkan hilang dicuri.

Karena identitas yang kita perlukan untuk verifikasi, maka biasanya surat kaleng sulit dipercaya. Namun karena ia memberikan informasi yang cukup detil, terkait identitas barang-barang yang digelapkan itu dan lokasinya, maka saya mencoba tetap menyelidikinya. Ternyata surat kaleng itu benar, saya temukan semua barang yang dikatakan hilang itu ada di sana.

Dari bukti-bukti otentik yang saya terima maka saya menghubungi ekspedisi yang menggelapkan barang tersebut dan meminta mereka membayar kerugian perusahaan saya. Ekspedisi tersebut tidak dapat mengelak karena bukti-bukti yang saya dapatkan adalah butki otentik, lalu membayar harga barang kami tanpa perlu berurusan hingga ke pihak berwajib. Selanjutnya ekspedisi tersebut masuk dalam daftar black list perusahaan dan perusahaan lain yang satu group dengan kami.

loading...

Menjadi saksi memang tidak mudah karena kadang membuat orang lain yang tidak suka, atau merasa dirugikan akan marah, memusuhi bahkan berbuat jahat kepada kita. Berbeda dengan kesaksian ekspedisi tersebut, kesaksian Yohanes pembabtis kepada orang-orang di sekitar tempat ia membabtis, termasuk orang Farisi yang ada di sana, adalah menyampaikan kabar sukacita (Yohanes 1:32-34), dimana Tuhan menggenapi janjiNya dan Yohanes pembabtis dipilih Tuhan untuk menjadi pembuka jalan dengan menyampaikan kabar sukacita kepada bangsa Israel.

Namun tetap saja, kabar sukacita itu tidak dimengerti oleh orang Farisi. Mereka malah memutar balikan fakta karena mereka tidak mau percaya kepada kabar keselamatan, yang seharusnya disambut dengan gembira dan gegap gempita oleh bangsa Israel.

Bagaimana tidak, Tuhan Yang Maha Kuasa yang demikian hebatnya dan telah dirasakan oelh bangsa Israel keturunan Yakub sejak dahulu kala datang sendiri melawat umatNya. Tuhan yang telah membukatikan kasihNya kepada bangsa Israel ribuan tahun lamanya.

Bagi Yohanes menyampaikan kesaksian apa yang ia lihat, dan mungkin tidak dilihat orang lain, adalah tugasnya sebagaimana yang Tuhan perintahkan. Sehingga berita kedatangan Tuhan ke dunia akan didengar oleh orang Israel, dan mereka bertobat supaya layak ketika bertemu dengan Tuhan yang telah datang itu.

Namun pada kenyataannya sebagian besar orang Israel, terutama ahli Taurat dan orang Farisi serta raja yang menguasai Israel tidak dapat menerima kedatangan Tuhan. Bahkan mereka menolaknya, karena segala peristwa yang sebenarnya sudah dinubuatkan oleh nabi-nabi sebelumnya, sebagaimana yang disampaikan oleh nabi Yesaya (Yesaya 41:14), semua diplintir karena tidak sesuai dengan analisa ahli Taurat dan orang Farisi. Mereka malah menuduh apa yang terjadi adalah kebohongan, dan menghujat Tuhan.

Begitu banyak saksi dan bukti mujisat yang dilakukan Yesus waktu itu, namun itu semua tidak dipercaya oleh para Ahli Taurat, orang Farisi dan Saduki. Padahal kalau mereka mau menenangkan diri, membuka mata dan menyaksikan apa yang disampaikan Tuhan Yesus, maka mereka pasti bisa melihat dengan mata dan hati jernih.

loading...

Hati dan pikiran yang kotor akan membutakan mata kita, sehingga kita tidak dapat melihat dan mengakuti kuasa TUHAN, walaupun ribuan orang telah mengatakan melihat dan mengalami sendiri, namun kebutaan mata hati kita membuat kita tidak mampu melihat dan mengakuinya.

Untuk dapat melihat bagaimana Tuhan berkarya, dan kita menjadi saksiNya di dunia ini, marilah kita terus membaca dan merenungkan firman Tuhan. Kita pasti akan dicerahkan dan dikuatkan untuk menjadi pekerjaNya yang setia dalam menyampaikan kebenaran TUHAN.

God bless you, God bless Indonesia

Renungan firman TUHAN berdasarkan Leksionari lainnya

loading...

@shtobing

Add a Comment