Renungan Firman TUHAN Berdasar Leksionari 13 Feb 2021

Firman TUHAN tanggal 13 Februari 2021 berdasarkan “Revised Common Lectionary Sundays and Special Days Calendar” (Leksionari) terambil dari 1 Raja-raja 16:1-7 dan Lukas 19:41-44

Renungan

Jalankan Perintah Tuhan dengan Konsisten

Alkitab Firman Tuhan

1 Raja-Raja 16: 2 “Oleh karena engkau telah Kutinggikan dari debu dan Kuangkat menjadi raja atas umat-Ku Israel, tetapi engkau telah hidup seperti Yerobeam dan telah menyuruh umat-Ku Israel berdosa, sehingga mereka menimbulkan sakit hati-Ku dengan dosa mereka,

Lukas 19: 41 Dan ketika Yesus telah dekat dan melihat kota itu, Ia menangisinya, 42 kata-Nya: “Wahai, betapa baiknya jika pada hari ini juga engkau mengerti apa yang perlu untuk damai sejahteramu! Tetapi sekarang hal itu tersembunyi bagi matamu

Ketika menegor anak saya atas kesalahan yang diperbuatnya, hati saya terasa sesak karena sedih. Mungkin saya memiliki sifat melankolis, karena tidak hanya kepada anak sendiri, kepada anak buah saya (di kantor) pun demikian. Walaupun saya sudah berulang kali mengingatkan agar mereka selalu disiplin, dan mengerjakan tugas sesuai target hingga tuntas dan benar, tetap saja saya merasa sedih ketika menemukan kesalahan atau kelalaian, dan menegor mereka.

loading...

Menegor, memberi peringatan bahkan ketika mengenakan sanksi, atau hukuman, tidak pernah membuat saya senang apalagi bangga. Sebab segala kesalahan yang mereka perbuat, padahal sudah berkali-kali diingatkan dan diarahkan, serta diberikan contoh-contoh, bagi saya itu menunjukan mereka tidak mendengarkan saya, atau mengabaikan saya.

Padahal ketika saya memberikan instruksi dalam proses pembagian tugas, mata mereka melihat saya dan kepala mereka mengangguk-angguk. Tapi semua itu hanyalah sebuah sandiwara belaka, apabila dalam pelaksanaannya mereka sama sekali lalai menjalankan instruksi yang diberikan.

Ruang diskusi dan kesempatan bertanya selalu saya buka lebar-lebar, apalagi kalau ada masalah yang tidak bisa mereka (anak buah saya) putuskan sendiri. Namun yang menjengkelkan dan menjadi masalah, adalah mereka yang tidak mau bertanya, dan akhirnya ditemukanlah berbagai masalah ketika pekerjaan mereka direview.

Lebih parah lagi, apabila anak buah yang tidak menjalankan tugas dengan baik itu adalah seorang manager (kepala bagian), yang membawahi beberapa orang anak buahnya. Maka kesalahan yang dibuat oleh manager menular kepada anak buahnya. Dampak masalah yang ditimbulkan suatu bagian adalah jauh lebih besar dibanding kesalahan 1 karyawan, karena seorang manager sudah memiliki wewenang termasuk pengeluaran uang, akibatnya bisa dibayangkan, kelalaian yang mereka buat dapat mengakibatkan perusahaan mengalami kerugian financial.

loading...

Semakin tinggi jabatan orang yang membuat kesalahan, akan semakin parah kerusakan atau kerugian yang ditimbulkan. Begitulah yang terjadi pada kota Yerusalem, yang terpaksa akan dihancurkan karena pemerintah yang lalim dan mengabaikan perintah Tuhan.

Kota Yerusalem adalah kota yang sangat bersejarah, bahkan di kota itu terdapat Bait Suci, tempat yang dibangun Salomo sebagai bukti kehadiran Tuhan. Tempat yang dibangung dengan segala persiapan yang matang yang dilakukan oleh Daud. Kota megah yang berusia ribuan tahun dan dikenal di seluruh dunia, harus dihancurkan, tentu saja membuat Tuhan menjadi sedih dan menangisinya (Lukas 19:41).

Kesalahan pengelolaan sebuah bangsa akibat seorang raja yang lalim, mengakibatkan seluruh rakyatnya jatuh ke dalam dosa, dan dihukum oleh TUHAN. Padahal apa yang diperintahkan Tuhan tidaklah sulit, tinggal jalankan saja dan yang penting selalu berada di jalanNya.

Raja Baesa melakukan kesalahan yang sama dengan kesalahan Yerobeam, ia pun tidak menghormati Tuhan dan membuat rakyat Israel berpaling dari Tuhan (1 Raja-Raja 16:2).

Menghormati Tuhan dengan menuruti perintahNya dengan konsisten, pastilah akan membuat bangsa Israel selalu diberkati Tuhan. Contoh sejarah sudah demikian banyaknya, dan raja Daud pun belum begitu lama wafat, masih hangat sejarah tentang kesetiaan raja Daud kepada Tuhan. Namun bangsa Israel terjerumus lagi karena pemimpin mereka yang tidak bertanggungjawab.

Dalam pekerjaan kadang ada saja anak buah yang tidak mau disalahkan atas kinerjanya yang buruk, salah satunya adalah mereka merasa “tidak diingatkan”. Menghadapi anak buah yang bebal seperti ini saya tidak mau berdebat lagi dengannya, dan dengan bukti-bukti yang ada saya langsung menghukum mereka.

loading...

Sebenarnya peringatan kepada bangsa Israel atas pelanggarannya sangat sering Tuhan sampaikan melalui nabi-nabi yang dipilihNya. Namun bukannya mereka menjadi insaf dan segera sadar kembali ke jalan Tuhan, mereka sering kali mencari nabi-nabi palsu. Nabi palsu yaitu orang-orang yang mencari uang dengan menyamar menjadi nabi, padahal mereka sama sekali bukan nabi. Nabi palsu selalu menubuatkan hal-hal yang baik walaupun sanga saja, bersama bangsa Israel, telah melakukan dosa.

Nabi-nabi palsu yang membuat orang senang dan merasa Tuhan masih bersama mereka, padahal mereka sudah jelas-jelas melanggar titahNya, adalah para oportunis yang memperoleh keuntungan dari kepalsuan mereka. Nabi palsu yang disenangi raja dan rakyat tentunya akan menikmati beragam fasilitas. Sedangkan nabi asli yang berkata-kata bahwa Tuhan akan menghukum siapa saja yang menyimpang dari jalanNya, akan dimusuhi dan dijauhi.

Peringatan atas berbagai penyimpangan sebenarnya selalu kita dengar, oleh karena itu jangan biarkan kita menjadi orang bebal. Segala kesalahan dan dosa yang kita perbuat pastilah akan mendapat hukuman Tuhan, kecuali kita segera insaf dan kembali ke jalanNya. Bahkan orang-orang yang kita kasihi pun dapat menerima efeknya, apabila hasil dari dosa itu dinikmati juga oleh mereka dan membuat mereka jauh dari jalan kebenaran.

Waspadalah selalu, jangan biarkan diri kita lalai dan mengabaikan segala perintah Tuhan, sehingga kita terjatuh ke dalam dosa dan dihukum Tuhan. Tilik diri kita masing-masing, perhatikan dengan seksama apakah kita sudah benar-benar menjalankan perintahNya, atau kita hanyalah orang yang pura-pura mendengar dan mengangguk-angguk ketika membaca firman Tuhan? Mari segeralah kembali ke jalanNya, jangan tunggu nanti, tetapi sekarang juga agar kita dan seisi rumah tangga kita diselamatkan.

God bless you, God bless Indonesia.

Renungan firman TUHAN berdasarkan Leksionari lainnya

loading...

@shtobing

1 Raja-raja 16:1-7

1 Kemudian datanglah firman TUHAN kepada Yehu bin Hanani melawan Baesa, bunyinya:

2 “Oleh karena engkau telah Kutinggikan dari debu dan Kuangkat menjadi raja atas umat-Ku Israel, tetapi engkau telah hidup seperti Yerobeam dan telah menyuruh umat-Ku Israel berdosa, sehingga mereka menimbulkan sakit hati-Ku dengan dosa mereka, 3 maka sesungguhnya Aku akan menyapu bersih Baesa dan keluarganya, kemudian Aku akan membuat keluargamu seperti keluarga Yerobeam bin Nebat.

4 Siapa yang mati dari pada Baesa di kota, akan dimakan anjing dan yang mati dari padanya di padang akan dimakan burung yang di udara.”

loading...

5 Selebihnya dari riwayat Baesa dan apa yang dilakukannya dan kepahlawanannya, bukankah semuanya itu tertulis dalam kitab sejarah raja-raja Israel?

6 Kemudian Baesa mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangnya, dan ia dikuburkan di Tirza. Maka Ela, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.

7 Juga dengan perantaraan nabi Yehu bin Hanani firman TUHAN telah datang melawan Baesa dan melawan keluarganya, baik karena segala yang jahat yang telah dilakukannya di mata TUHAN, sehingga ia menimbulkan sakit hati TUHAN dengan perbuatan tangannya, dan dengan demikian menjadi sama seperti keluarga Yerobeam, maupun oleh karena ia telah membunuh Yerobeam.

Lukas 19:41-44

41 Dan ketika Yesus telah dekat dan melihat kota itu, Ia menangisinya,

42 kata-Nya: “Wahai, betapa baiknya jika pada hari ini juga engkau mengerti apa yang perlu untuk damai sejahteramu! Tetapi sekarang hal itu tersembunyi bagi matamu.

43 Sebab akan datang harinya, bahwa musuhmu akan mengelilingi engkau dengan kubu, lalu mengepung engkau dan menghimpit engkau dari segala jurusan, 44 dan mereka akan membinasakan engkau beserta dengan pendudukmu dan pada tembokmu mereka tidak akan membiarkan satu batupun tinggal terletak di atas batu yang lain, karena engkau tidak mengetahui saat, bilamana Allah melawat engkau.”

Add a Comment