Renungan Firman TUHAN Berdasar Leksionari 11 Feb 2021

Firman TUHAN tanggal 11 Februari 2021 berdasarkan “Revised Common Lectionary Sundays and Special Days Calendar” (Leksionari) terambil dari 1 Raja-raja 11:26-40 dan 2 Korintus 2:12-17

Renungan

Menjadi Saluran Berkat Tuhan

Alkitab Firman TUHAN

2 Korintus 2: 14 Tetapi syukur bagi Allah, yang dalam Kristus selalu membawa kami di jalan kemenangan-Nya. Dengan perantaraan kami Ia menyebarkan keharuman pengenalan akan Dia di mana-mana.

1 Raja-Raja 11: 30 Ahia memegang kain baru yang di badannya, lalu dikoyakkannya menjadi dua belas koyakan; 31 dan ia berkata kepada Yerobeam: “Ambillah bagimu sepuluh koyakan, sebab beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Sesungguhnya Aku akan mengoyakkan kerajaan itu dari tangan Salomo dan akan memberikan kepadamu sepuluh suku. 32 Tetapi satu suku akan tetap padanya oleh karena hamba-Ku Daud dan oleh karena Yerusalem, kota yang Kupilih itu dari segala suku Israel.

Ketika bertemu dengan teman yang sudah lama tidak bertemu, pasti kita akan bertanya apakah sudah menikah, apa pekerjaannya, dimana tempat tinggalnya lalu berapa anaknya, apakah anaknya sudah sekolah atau sudah malah bekerja dan banyak hal lainnya, yang tujuannya adala ingin mengetahui kondisi teman kita itu saat berjumpa.

loading...

Namun pertanyaan-pertanyaan itu seringkali membuat orang jengah, sehingga sangat banyak orang yang tidak ingin bertemu dengan teman lama, terutama apabila dirinya merasa tidak sukses. Tidak sukses karena mungkin tidak memiliki rumah dan hanya mengontrak saja, atau rumahnya sangat sederhana dan berada di daerah yang kumuh, atau bahkan anak-anaknya tidak bersekolah di sekolah yang bonafid, dan kemana-mana harus berjalan kaki atau naik kendaraan umum.

Sebagian teman-teman yang lain, malah menjadikan ajang pertemuan dengan teman-teman lama sebagai moment untuk menunjukan kesuksesannya, tempat tinggal yang yang mewah di kawasan elite dimana dia dan keluarganya menetap, tempat bekerja yang bonafid atau mungkin usahanya yang sukses, lalu bercerita tentang anak yang sekolah di tempat yang diidolakan semua pelajar, bahkan mungkin pengalamannya jalan-jalan ke berbagai tempat wisata dan negara.

Bagi kita semua yang merasa sukses dan ingin memamerkannya kepada orang lain, saya himbau urungkanlah niat anda itu, ingatlah bahwa segala keberhasilan kita adalah karena berkat dan kasih karunia dari Tuhan. Sehingga kita tidak layak menyombongkannya, apalagi kalau tujuannya adalah membuat teman yang mendengar menjadi kecil hati.

Kesuksesan kita bukan digunakan untuk menyombongkan diri, namun untuk menjadi saluran berkat bagi orang lain. Keberhasilan kita dalam pekerjaan atau dalam menjalankan bisnis, adalah cara Tuhan mewujudkan rencanaNya menyampaikan kabar baik bagi setiap orang. Apabila kita yang diberkatiNya tidak melakukan tugas itu, menjadi saluran berkat bagi orang-orang yang membutuhkan, itu menunjukan kita tidak menjalankan perintahNya.

loading...

Jangan pernah lupa itu. Sebagaimana ucapan syukur Paulus karena Tuhan telah menjadikan dia sebagai saluran berkat bagi setiap orang. Tuhan sendiri yang menyebarkan keharuman namaNya, melalui Paulus. (2 Korintus 2;14), jadi bukan karena Paulus!

Kita harus ingat itu dengan baik. Kalau anda bertanya apa hubungannya kesuksesan anda dengan pelayanan Paulus, maka itu menandakan anda tidak ingat bagaimana ketika masih pelajar atau ketika pertama kali memulali usaha/pekerjaan, anda berdoa dengan khusuknya memohon bantuan Tuhan. Atau orangtua dan orang-orang yang mengasihi anda berdoa memohon dukungan Tuhan atas segala jerih payah anda.

Anda harus ingat bahwa doa-doa anda sudah dijawabNya, sehingga anda berhasil seperti sekarang. Oleh karena tidak semua orang memperoleh kesempatan untuk memperoleh keberhasilan seperti yang anda rasakan, bahkan sangat banyak orang yang berada jauh di bawah anda, maka anda harus menjadi berkat bagi mereka. Sehingga mereka melihat bahwa Tuhan telah menggunakan anda untuk membantu setiap orang yang membutuhkan.

Janganlah diri kita lupa bahwa segala jerih payah kita didukung oleh Tuhan, sehingga ketika kita malah menjauh dariNya sebagaimana Salomo. Salomo lupa bahwa IA pernah meminta hikmat dari Tuhan, dan tuhan memberikannya. Salomo lupa bahwa ia dapat memerintah karena janji Tuhan kepada bapaknya, Daud, bahwa Salomo lah yang akan membangun Bait Suci.

Salomo lupa bahwa karena jalan Tuhan melalui Daud, bapaknya itu yang mengajarkan dia jalan Tuhan sejak kecil, maka Salomo bisa menjadi raja yang agung, besar dan disegani oleh lawan maupun kawan. Salomo lupa, sehingga ia jatuh ke dalam dosa dan meninggalkan jalan Tuhan dan ikut-ikutan menyembah berhala para istri-istrinya (1 Raja-Raja 11:33).

Hanya karena Daud ayah Salomo yang demikian luarbiasa setianya kepada Tuhan, maka Tuhan tidak menghukum seluruh keturunan Daud, walaupun sebagian besar bangsa Israel di percayakan kepada Yerobeam (1 Raja-Raja 11: 30-32).

loading...

Tuhan memakai Daud untuk menunjukan kepada dunia betapa besarnya Tuhan Allah kita. Tuhan memakai Paulus untuk memperlihatkan bahwa Tuhan demikian mengasihi umat manusia, menebus dosa-dosanya dan merangkul umat manusia untuk selalu berada di jalanNya. Jalan Keselamatan.

Bagaimana dengan kita? Sadarkah kita bahwa kita semua, umat yang telah dipanggil dan dipilihNya, adalah jalan yang dipakai Tuhan, untuk menunjukan betapa besar kuasa Tuhan dengan berbagai pengalaman hidup kita, terutama kesuksesan kita selama ini, agar setiap orang melihat Tuhan itu Agung dan Mulia? Apabila belum atau masih ragu, segeralah berdoa dan memohon bimbingan Roh Kudus agar mata kita dibuka dan kita menjadi sadar, dan mengucap syukur bahwa Tuhan telah memilih kita untuk menjalankan misiNya di dunia ini.      

God bless you, God bless Indonesia.

Renungan firman TUHAN berdasarkan Leksionari lainnya

@shtobing

1 Raja-raja 11:26-40

26 Juga Yerobeam bin Nebat, seorang Efraim dari Zereda, seorang pegawai Salomo, nama ibunya Zerua, seorang janda, memberontak terhadap raja.

loading...

27 Inilah alasannya, mengapa ia memberontak terhadap raja: Salomo mendirikan Milo, dan ia menutup tembusan tembok kota Daud, ayahnya.

28 Yerobeam adalah seorang tangkas; ketika Salomo melihat, bahwa orang muda itu seorang yang rajin bekerja, maka ditempatkannyalah dia mengawasi semua pekerja wajib dari keturunan Yusuf.

29 Pada waktu itu, ketika Yerobeam keluar dari Yerusalem, nabi Ahia, orang Silo itu, mendatangi dia di jalan dengan berselubungkan kain baru. Dan hanya mereka berdua ada di padang.

30 Ahia memegang kain baru yang di badannya, lalu dikoyakkannya menjadi dua belas koyakan; 31 dan ia berkata kepada Yerobeam: “Ambillah bagimu sepuluh koyakan, sebab beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Sesungguhnya Aku akan mengoyakkan kerajaan itu dari tangan Salomo dan akan memberikan kepadamu sepuluh suku.

loading...

32 Tetapi satu suku akan tetap padanya oleh karena hamba-Ku Daud dan oleh karena Yerusalem, kota yang Kupilih itu dari segala suku Israel.

33 Sebabnya ialah karena ia telah meninggalkan Aku dan sujud menyembah kepada Asytoret, dewi orang Sidon, kepada Kamos, allah orang Moab dan kepada Milkom, allah bani Amon, dan ia tidak hidup menurut jalan yang Kutunjukkan dengan melakukan apa yang benar di mata-Ku dan dengan tetap mengikuti segala ketetapan dan peraturan-Ku, seperti Daud, ayahnya.

34 Bukan dari tangannya akan Kuambil seluruh kerajaan itu; Aku akan membiarkan dia tetap menjadi raja seumur hidupnya, oleh karena hamba-Ku Daud yang telah Kupilih dan yang tetap mengikuti segala perintah dan ketetapan-Ku.

35 Tetapi dari tangan anaknyalah Aku akan mengambil kerajaan itu dan akan memberikannya kepadamu, yakni sepuluh suku.

36 Dan kepada anaknya akan Kuberikan satu suku, supaya hamba-Ku Daud selalu mempunyai keturunan di hadapan-Ku di Yerusalem, kota yang Kupilih bagi-Ku supaya nama-Ku tinggal di sana.

37 Maka engkau ini akan Kuambil, supaya engkau memerintah atas segala yang dikehendaki hatimu dan menjadi raja atas Israel.

38 Dan jika engkau mendengarkan segala yang Kuperintahkan kepadamu dan hidup menurut jalan yang Kutunjukkan dan melakukan apa yang benar di mata-Ku dengan tetap mengikuti segala ketetapan dan perintah-Ku seperti yang telah dilakukan oleh hamba-Ku Daud, maka Aku akan menyertai engkau dan Aku akan membangunkan bagimu suatu keluarga yang teguh seperti yang Kubangunkan bagi Daud, dan Aku akan memberikan orang Israel kepadamu.

39 Dan untuk itu Aku akan merendahkan keturunan Daud, tetapi bukan untuk selamanya.”

40 Lalu Salomo berikhtiar membunuh Yerobeam, tetapi Yerobeam bangkit dan melarikan diri ke Mesir, kepada Sisak, raja Mesir, dan di Mesirlah ia tinggal sampai Salomo mati.

2 Korintus 2:12-17

12 Ketika aku tiba di Troas untuk memberitakan Injil Kristus, aku dapati, bahwa Tuhan telah membuka jalan untuk pekerjaan di sana.

13 Tetapi hatiku tidak merasa tenang, karena aku tidak menjumpai saudaraku Titus. Sebab itu aku minta diri dan berangkat ke Makedonia.

14 Tetapi syukur bagi Allah, yang dalam Kristus selalu membawa kami di jalan kemenangan-Nya. Dengan perantaraan kami Ia menyebarkan keharuman pengenalan akan Dia di mana-mana.

15 Sebab bagi Allah kami adalah bau yang harum dari Kristus di tengah-tengah mereka yang diselamatkan dan di antara mereka yang binasa.

16 Bagi yang terakhir kami adalah bau kematian yang mematikan dan bagi yang pertama bau kehidupan yang menghidupkan. Tetapi siapakah yang sanggup menunaikan tugas yang demikian?

17 Sebab kami tidak sama dengan banyak orang lain yang mencari keuntungan dari firman Allah. Sebaliknya dalam Kristus kami berbicara sebagaimana mestinya dengan maksud-maksud murni atas perintah Allah dan di hadapan-Nya.

Add a Comment