Hati-Hati Dengan Orang Kaca Mata Kuda Pembunuh Inovasi

Hallo para pembaca sekalian, melanjutkan rangkaian tulisan saya tentang pembunuh inovasi https://www.hallothere.net/?p=5327 dan https://www.hallothere.net/?p=5342 dan https://www.hallothere.net/?p=5361 kali ini saya tuliskan pembunuh selanjutnya dengan lebih detil.

Yaitu cara pandang yang sempit dari orang yang ditugaskan mengawal inovasi, bahkan lebih parah lagi apabila cara pandang tersebut dimiliki pejabat di sebuah perusahaan.

Sedemikian sempitnya sehingga orang tersebut tidak bisa melihat keberhasilan inovasi di tempat lain, ia seperti menggunakan KACAMATA KUDA!

kacamata kuda
Kacamata kuda ditujukan agar kuda tidak melihat sisi kiri dan sisi kanan, sehingga tidak terpengaruh dengan lingkungan sekitar dan mudah dikendalikan.

Melakukan inovasi ditujukan untuk meningkatkan kinerja agar lebih cepat, lebih efisien dan hasilnya lebih baik. Oleh karena itu memperhatikan apa yang terjadi di sekeliling adalah salah satu proses yang harus dijalankan. Istilah ATM (amati tiru dan modifikasi) bukanlah hal haram bagi seorang inovator.

Jadi kalau ada yang berpikir bahwa berinovasi itu harus membuat sesuatu yang baru 100%, berarti dia bukan inovator. Melakukan inovasi termasuk juga memperbaiki proses yang berjalan untuk meningkatkan kinerja dengan cara-cara atau ide baru, yang bisa jadi 5-10 tahun lalu proses yang diperbaiki tersebut adalah hasil dari sebuah inovasi.

Orang yang berkacamata kuda tidak bisa melihat itu, karena mereka mempunyai sudut pandang yang sempit sehingga kalau bukan sesuatu yang baru 100% baginya itu bukan inovasi.

loading...

Padahal kalau kita melihat ke sekeliling kita dan melihat berbagai hasil inovasi yang ada, apakah ada yang 100% baru? Jawabnya tidak ada! Semua inovasi adalah berasal dari segala sesuatu yang sudah ada sebelumnya, misalnya identifikasi dan monitoring koper yang dimasukan ke bagasi pesawat dengan menggunakan scanning barcode, itu adalah inovasi hasil ATM (amati tiru dan modifikasi) dari pengelolaan stock barang di gudang.

Team saya pernah membuat ide inovasi yaitu memanfaatkan data yang ada dikombinasikan dengan software Bisnis Intelejen, untuk memonitor proses bisnis. Tidak ada yang baru di sini, tetapi penerapan ide dari proses lain (misalnya perkembangan produksi dengan Bisnis Intelejen) menjadi tools untuk memonitor proses bisnis adalah hal baru dan tentunya bisa masuk dalam kategori inovasi.

Para pengguna kacamata kuda juga mudah salah persepsi, bahkan lebih parah lagi menyamakan suatu istilah ke persepsi yang ada di pikirannya yang sempit dan tidak pernah melihat atau membandingkan dengan sekelilingnya.

Salah satu yang saya alami adalah ketika team saya mengajukan ide dan menyebutnya dashboard, dengan sederhananya team yang melakukan seleksi inovasi mencoretnya dari daftar ide inovasi, dengan alasan selama ini sudah banyak dashboard.

Saya baru memperoleh informasi beberapa bulan kemudian, dan ketika saya sampaikan bahwa di periode yang sama di perusahaan lain terdapat ide inovasi yang juara walaupun berjudul dashboard, tidak ada yang bisa menjelaskan mengapa ide inovasi team saya tersebut di drop.

Bahkan seperti biasa orang-orang yang berkacamata kuda berusaha tidak meninggalkan jejak, sengaja tidak mengeluarkan informasi tertulis dan berusaha berkelit. Saya mengingatkan ke semua pihak bahwa lihat dulu seperti apa dashboard yang dibuat, apakah sesuai dengan bayangan mereka atau tidak, jangan ambil keputusan dengan pemikiran sempit.

loading...

Anda semua pasti setuju bahwa dashboard mobil berbeda jauh manfaat dan fungsinya dengan dashboard kapal laut, apalagi dashboard pesawat terbang apalagi dashboard pesawat ulang alik.

Dari pengalaman saya di atas, saya himbau lagi kepada anda pemilik perusahaan atau penangungjawab perusahaan, apabila anda percaya bahwa inovasi mampu mempercepat pertumbuhan perusahaan anda, maka jangan percayakan pengelolaan inovasi pada si Kacamata Kuda.

Semoga bermanfaat. God bless you, God bless Indonesia.

@shtobing

Add a Comment