Benci Buta Merusak Nalar Anda

Hallo para pembaca sekalian, pernah mengalami cinta buta? Mungkin anda pernah, dan biasanya di masa-masa remaja, masa pubertas, orang umumnya mengalami cinta buta, tetapi kadang ada juga yang sudah tuwir tapi mengalami cinta buta, nah itu kelainanan namanya.

Kalau benci buta? Anda pernah mengalaminya? Benci buta itu adalah orang yang benci banget kepada seseorang, sehingga tidak mengakui sedikitpun kebaikan (atau prestasi) dari orang yang dia benci itu.

Benci Buta merusak nalar

Bahkan karena bencinya maka dia juga akan membenci siapa saja yang baik atau percaya kepada orang yang dia benci itu, atau paling tidak siapapun yang dekat kepada orang yang dibenci itu dia dengan entengnya mengatakan GOBLOK!

Benci buta mungkin dapat kita maklumi kalau sang pembenci pernah dikecewakan secara langsung oleh orang yang dia benci, mungkin pernah ditipu, dobohongi, diperalat, dijerumuskan, difitnah, dan sebagainya yang demikian beratnya sehingga tidak bisa dimaafkan lagi. Nah untuk kondisi ini acapkali ada orang yang tidak mau melihat lagi orang yang pernah menipu, membohongi, memperalat, menjerumuskan atau memfitnah dia itu.

loading...

Nah bagaimana kalau ada orang yang menjadi benci buta karena hanya mendengar keburukan seseorang (katakanlah si ABUNAWAS) dari orang lain? Ya hanya dari perkataan orang lain! Bahkan hanya karena perkataan orang lain itu dia demikian benci nya kepada orang tersebut (si ABUNAWAS), hingga suka ikut-ikutan mengeluarkan kata-kata kasar untuk meyakinkan orang lain bahwa si ABUNAWAS memang layak dibenci!

Mungkin pembaca tidak percaya hal tersebut ada, tapi kenyataannya di jaman sekarang ini hal tersebut bisa terjadi. Bahkan lebih parahnya, pernyataan orang lain untuk membenci si ABUNAWAS hanya ada di Media Sosial, atau Media yang tidak jelas kredibilitasnya!

Sang pembenci buta seperti inilah yang saya sebut sebagai korban hoax (baca: Jangan mau jadi korban hoax), dan mengapa mereka menjadi korban? Karena ucapan kebencian itu dia dengar dari orang yang dia pikir orang bersih (dan lebih parah lagi berpakaian layaknya orang suci, atau dari orang yang dia percaya, atau dari kelompok dimana selama ini dia berada sehingga dia percaya karena se-ide, se-jalan, se-hobby.

Apakah anda sudah menjadi sang pembenci buta hanya karena perkataan seseorang atau informasi dari seseorang via media sosial? Anda menjadi seorang pembenci buta karena tidak nyaman dikatakan bodoh, tolol atau perkataan lain yang menyakitkan?

loading...

Kalau ya anda harus segera sadar, orang yang dapat dipercaya itu bila dia dapat menunjukan bukti, atau paling tidak menunjukan sumber yang kredibel dimana bukti tersebut berada, kalau tidak maka jangan langsung percaya, kalau anda tertarik ingin menggali lebih dalam maka cari informasi yang lebih kredibel, kalau tidak ya sudah lupakan saja, lebih baik kita melakukan hal lain yang bermanfaat. (Baca: Jadilah Cerdas, jangan asal percaya dengan Ember 🙂).

Jadi marilah kita belajar lebih tenang, latihlah hati dan pikiran kita atas perkataan kasar dan menyudutkan dari seseorang yang sedang menjelekan orang lain, supaya kita tidak hanyut dan jatuh menjadi sang PEMBENCI BUTA seperti mereka (Baca: Jangan pernah percaya dengan Orang Seperti ini).

Cara paling gampang adalah jauhi orang yang suka menjelek-jelekan orang lain, karena suatu saat dia akan menjelek-jelekan kita, kalau di Media Sosial orang seperti itu kita Block saja, gampang kan… (Baca: Jangan terjerumus di dunia politik nanti anda kecewa berat! Kecuali anda ingin jadi politikus!)

Ayo jangan biarkan diri anda dipermainkan oleh para politikus busuk yang ingin membuat anda mencadi PEMBENCI SEJATI. Kita semua harus sadar bahwa setiap orang selalu punya hal-hal baik ataupun prestasi yang patut kita puji, kalau ada orang yang mengabaikan prestasi orang lain maka orang tersebut lebih baik anda jauhi!

Semoga bermanfaat.
GBU, God Bless Indonesia
@shtobing

Add a Comment