Bacaan Harian Firman TUHAN Tanggal 28 Desember 2020

Firman Tuhan hari ini berdasarkan “Revised Common Lectionary Sundays and Special Days Calendar” terambil dari Yeremia 31:15-17 dan Matius 2:13-18

Yeremia 31:15-17

Alkitab Firman Tuhan

15 Beginilah firman TUHAN: Dengar! Di Rama terdengar ratapan, tangisan yang pahit pedih: Rahel menangisi anak-anaknya, ia tidak mau dihibur karena anak-anaknya, sebab mereka tidak ada lagi. 16 Beginilah firman TUHAN: Cegahlah suaramu dari menangis, dan matamu dari mencucurkan air mata, sebab untuk jerih payahmu ada ganjaran, demikianlah firman TUHAN; mereka akan kembali dari negeri musuh.

17 Masih ada harapan untuk hari depanmu, demikianlah firman TUHAN: anak-anak akan kembali ke daerah mereka.

Matius 2:13-18

13 Setelah orang-orang majus itu berangkat, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata: “Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia.”

loading...

14 Maka Yusufpun bangunlah, diambilnya Anak itu serta ibu-Nya malam itu juga, lalu menyingkir ke Mesir, 15 dan tinggal di sana hingga Herodes mati. Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: “Dari Mesir Kupanggil Anak-Ku.”

16 Ketika Herodes tahu, bahwa ia telah diperdayakan oleh orang-orang majus itu, ia sangat marah. Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu. 17 Dengan demikian genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yeremia: 18 “Terdengarlah suara di Rama, tangis dan ratap yang amat sedih; Rahel menangisi anak-anaknya dan ia tidak mau dihibur, sebab mereka tidak ada lagi.

Renungan

Ketika merekrut karyawan yang masih fresh graduate, mereka masih memiliki idealisme yang sangat ideal. Hal ini selalau membuat saya sangat senang berdiskusi dengan mereka.

Sehingga ketika mereka sudah menjadi team saya, saya ingin mereka terus menjadi karyawan yang idealis, untuk menjalankan tugasnya dengan baik dan benar.

loading...

Namun dengan berjalannya waktu idealisme beberapa karyawan semakin luntur bahkan hilang. Sehingga tidak jarang saya menemukan mantan team saya, yang sudah keluar dari jalur idealisme awal mereka.

Mereka telah menjadi karyawan yang permisif, bahkan ikut melakukan banyak hal yang sangat bertentangan dengan idealisme mereka ketika masih fresh graduate. Salah satu penyebab mereka melakukan itu adalah untuk mempertahankan jabatan yang mereka miliki sekarang dan mempercepat kenaikan pangkat mereka.

Untuk itu mereka rela melakukan berbagai cara, termasuk fitnah dan menjatuhkan orang lain yang dianggapnya musuh, atau siapapun yang dianggap membahayakan karirnya.

Begitu juga apa yang dilakukan Herodes, ia tega dengan beringas memerintahkan pembunuhan bayi-bayi tak berdosa. Yang disayangkan juga adalah para prajuritnya, pasti karena pertimbangan keamanan diri, keluarga serta pekerjaannya, mereka mau melakukan perbuatan keji tersebut.

Apakah kita berani tetap menjaga idelisme kita, yaitu menjalankan segala sesuatu yang baik dan benar, jauh dari berbagai tindakan yang mendatangkan dosa? Tindakan yang bahkan seringkali membuat orang lain sengsara?

Pastikan kita selalu berjalan di jalanNya, dan menjauh dari berbagai tindakan dosa, sikap yang mungkin akan membuat jabatan atau posisi kita terancam. Jangan takut tetaplah berjalan di jalan Tuhan, mungkin kita akan kehilangan pekerjaan kita, tetapi tetap percaya bahwa di dalam Tuhan selalu ada pengharapan.

loading...

Mari, baca dan renungkan firman Tuhan setiap hari, niscaya kita akan dikuatkan untuk dengan setia menjalankan perintahNya menyampaikan kabar suka cita ke seluruh dunia.

God bless you, God bless Indonesia.

@shtobing

Add a Comment