Bacaan Harian Firman TUHAN Tanggal 29 Desember 2020

Firman Tuhan hari ini berdasarkan “Revised Common Lectionary Sundays and Special Days Calendar” terambil dari Yesaya 49:5-15 dan Matius 12:46-50

Yesaya 49:5-15

Alkitab Firman Tuhan

5 Maka sekarang firman TUHAN, yang membentuk aku sejak dari kandungan untuk menjadi hamba-Nya, untuk mengembalikan Yakub kepada-Nya, dan supaya Israel dikumpulkan kepada-Nya–maka aku dipermuliakan di mata TUHAN, dan Allahku menjadi kekuatanku–,firman-Nya: 6 “Terlalu sedikit bagimu hanya untuk menjadi hamba-Ku, untuk menegakkan suku-suku Yakub dan untuk mengembalikan orang-orang Israel yang masih terpelihara. Tetapi Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi.”

7 Beginilah firman TUHAN, Penebus Israel, Allahnya yang Mahakudus, kepada dia yang dihinakan orang, kepada dia yang dijijikkan bangsa-bangsa, kepada hamba penguasa-penguasa: “Raja-raja akan melihat perbuatan-Ku, lalu bangkit memberi hormat, dan pembesar-pembesar akan sujud menyembah, oleh karena TUHAN yang setia oleh karena Yang Mahakudus, Allah Israel, yang memilih engkau”

8 Beginilah firman TUHAN: “Pada waktu Aku berkenan, Aku akan menjawab engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau; Aku telah membentuk dan memberi engkau, menjadi perjanjian bagi umat manusia, untuk membangunkan bumi kembali dan untuk membagi-bagikan tanah pusaka yang sudah sunyi sepi, 9 untuk mengatakan kepada orang-orang yang terkurung: Keluarlah! kepada orang-orang yang ada di dalam gelap: Tampillah! Di sepanjang jalan mereka seperti domba yang tidak pernah kekurangan rumput, dan di segala bukit gundulpun tersedia rumput bagi mereka. 10 Mereka tidak menjadi lapar atau haus; angin hangat dan terik matahari tidak akan menimpa mereka, sebab Penyayang mereka akan memimpin mereka dan akan menuntun mereka ke dekat sumber-sumber air.

loading...

11 Aku akan membuat segala gunung-Ku menjadi jalan dan segala jalan raya-Ku akan Kuratakan. 12 Lihat, ada orang yang datang dari jauh, ada dari utara dan dari barat, dan ada dari tanah Sinim.” 13 Bersorak-sorailah, hai langit, bersorak-soraklah, hai bumi, dan bergembiralah dengan sorak-sorai, hai gunung-gunung! Sebab TUHAN menghibur umat-Nya dan menyayangi orang-orang-Nya yang tertindas.14 Sion berkata: “TUHAN telah meninggalkan aku dan Tuhanku telah melupakan aku.” 15 Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau.

Matius 12:46-50

46 Ketika Yesus masih berbicara dengan orang banyak itu, ibu-Nya dan saudara-saudara-Nya berdiri di luar dan berusaha menemui Dia. 47 Maka seorang berkata kepada-Nya: “Lihatlah, ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu ada di luar dan berusaha menemui Engkau.”48 Tetapi jawab Yesus kepada orang yang menyampaikan berita itu kepada-Nya: “Siapa ibu-Ku? Dan siapa saudara-saudara-Ku?” 49 Lalu kata-Nya, sambil menunjuk ke arah murid-murid-Nya: “Ini ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku! 50 Sebab siapapun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku.”

Renungan

Sejak ribuan tahun yang lalu, firman TUHAN ini disampaikan melalui Yesaya dan dinubuatkan bahwa Juru Selamat yang dijanjikan TUHAN adalah untuk seluruh umat manusia, bukan hanya bangsa Israel saja.

Bukti bahwa selayaknya seorang ibu yang tidak pernah melupakan anak yang dikandungNya, IA menggenapi setiap janjiNya untuk keselamatan umat manusia yang dikasihiNya.

loading...

Penggenapan itu sudah kita rayakan beberapa hari lalu, dalam perayaan Natal memperingati kedatangan TUHAN ke dunia ini sebagai bayi Yesus. Walau kondisi pandemi menyebabkan perayaan Natal tahun ini sangat berbeda dengan kemeriahan tahun-tahun sebelumnya, tentunya kondisi ini tidak membuat sukacita Natal luntur sedikitpun dari kita semua, karena yang terpenting bukan perayaannya namun syukur menyaksikan bukti penggenapan kasih TUHAN kepada kita dan seluruh umat manusia.

Ketika orang Majus datang dari tempat yang sangat jauh, melalui perjalanan yang sulit dan berbahaya, mereka bukanlah sedang sekedar menjalankan hobby mereka, untuk sekedar meneliti dan membuktikan kebenarnya nubuatan nabi-nabi tentang kedatangan Raja Agung Sang Juruselamat, namun mereka benar-benar ingin merasakan sendiri, menyaksikan dan terberkati karena telah menjadi saksi hidup kedatangan Sang Terang Dunia.

Buktinya adalah mereka bukan hanya mengorbankan pikiran, tenaga dan waktu untuk melakukan perjalanan, tetapi mereka mempersiapkan hadiah-hadiah untuk seorang raja, dan tetap mempersembahkan hadiah-hadiah tersebut kepada Yesus Kristus, walau mereka hanya menemukan bayi “biasa” di tempat yang sangat sederhana. Mereka percaya bahwa Yesus lah penggenapan janji TUHAN walau IA hanya dilahirkan di tempat yang sangat sederhana, tidak di istana yang megah.

Bagaimana dengan kita? Apakah kita merayakan kelahiran Yesus Kristus hanya sekedar ikut merayakannya atau kita benar-benar merindukan dan mencari Sang Juruselamat untuk menerangi jalan kita menuju keselamatan yang kekal? Dan apakah kita sudah mempersiapkan yang terbaik untuk kita persembahkan kepadaNYA?

Mungkin kita tidak memiliki emas, kemenyan dan mur, namun tenaga, pikiran dan waktu yang kita miliki adalah persembahan yang tidak kalah pentingnya. Karena emas, kemenyan dan mur tidak akan berguna apabila tidak ada yang mempersembahkan waktu, memberikan pemikiran dan menggunakan tenaganya untuk mengelola itu semua untuk menjalankan perintahNya menyampaikan berita sukacita ke seluruh dunia.

Sebagian dari kita mungkin memilih menjadi sekedar hamba yang baik, hamba yang mengikuti apa yang diperintahkan TUHAN dan tidak menyimpang dari perintahNYA. Namun TUHAN menginginkan kita bukan sekedar menjadi hamba yang baik namun pasif, tetapi menjadi hamba yang baik dan aktif.

loading...

Hamba yang aktif yang dengan setia memberitakan kabar sukacita TUHAN ke setiap orang dimanapun kita berada.

Baca dan renungkan firman TUHAN setiap hari, sehingga kita akan menjadi hamba yang aktif, aktif menyampaikan kabar sukacita yang sudah kita terima kepada setiap orang di seluruh dunia.

God bless you, God bless Indonesia.

@shtobing

Add a Comment