Bacaan Harian Firman TUHAN Tanggal 27 Desember 2020

Firman TUHAN hari ini berdasarkan “Revised Common Lectionary Sundays and Special Days Calendar” terambil dari Yesaya 61:10-62:3; Mazmur 148; Galatia 4:4-7 dan Lukas 2:22-40

Yesaya 61:10 – 62:3

Alkitab Firman Tuhan

10 Aku bersukaria di dalam TUHAN, jiwaku bersorak-sorai di dalam Allahku, sebab Ia mengenakan pakaian keselamatan kepadaku dan menyelubungi aku dengan jubah kebenaran, seperti pengantin laki-laki yang mengenakan perhiasan kepala dan seperti pengantin perempuan yang memakai perhiasannya. 11 Sebab seperti bumi memancarkan tumbuh-tumbuhan, dan seperti kebun menumbuhkan benih yang ditaburkan, demikianlah Tuhan ALLAH akan menumbuhkan kebenaran dan puji-pujian di depan semua bangsa-bangsa.

62:1 Oleh karena Sion aku tidak dapat berdiam diri, dan oleh karena Yerusalem aku tidak akan tinggal tenang, sampai kebenarannya bersinar seperti cahaya dan keselamatannya menyala seperti suluh. 2 Maka bangsa-bangsa akan melihat kebenaranmu, dan semua raja akan melihat kemuliaanmu, dan orang akan menyebut engkau dengan nama baru yang akan ditentukan oleh TUHAN sendiri. 3 Engkau akan menjadi mahkota keagungan di tangan TUHAN dan serban kerajaan di tangan Allahmu.

Mazmur 148

1 Haleluya! Pujilah TUHAN di sorga, pujilah Dia di tempat tinggi! 2 Pujilah Dia, hai segala malaikat-Nya, pujilah Dia, hai segala tentara-Nya! 3 Pujilah Dia, hai matahari dan bulan, pujilah Dia, hai segala bintang terang! 4 Pujilah Dia, hai langit yang mengatasi segala langit, hai air yang di atas langit!

loading...

5 Baiklah semuanya memuji nama TUHAN, sebab Dia memberi perintah, maka semuanya tercipta. 6 Dia mendirikan semuanya untuk seterusnya dan selamanya, dan memberi ketetapan yang tidak dapat dilanggar.

7 Pujilah TUHAN di bumi, hai ular-ular naga dan segenap samudera raya; 8 hai api dan hujan es, salju dan kabut, angin badai yang melakukan firman-Nya; 9 hai gunung-gunung dan segala bukit, pohon buah-buahan dan segala pohon aras: 10 hai binatang-binatang liar dan segala hewan, binatang melata dan burung-burung yang bersayap; 11 hai raja-raja di bumi dan segala bangsa, pembesar-pembesar dan semua pemerintah dunia; 12 hai teruna dan anak-anak dara, orang tua dan orang muda!

13 Biarlah semuanya memuji-muji TUHAN, sebab hanya nama-Nya saja yang tinggi luhur, keagungan-Nya mengatasi bumi dan langit. 14 Ia telah meninggikan tanduk umat-Nya, menjadi puji-pujian bagi semua orang yang dikasihi-Nya, bagi orang Israel, umat yang dekat pada-Nya. Haleluya!

Galatia 4:4-7

4 Tetapi setelah genap waktunya, maka Allah mengutus Anak-Nya, yang lahir dari seorang perempuan dan takluk kepada hukum Taurat. 5 Ia diutus untuk menebus mereka, yang takluk kepada hukum Taurat, supaya kita diterima menjadi anak.

loading...

6 Dan karena kamu adalah anak, maka Allah telah menyuruh Roh Anak-Nya ke dalam hati kita, yang berseru: “ya Abba, ya Bapa!” 7 Jadi kamu bukan lagi hamba, melainkan anak; jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli-ahli waris, oleh Allah.

Lukas 2:22-40

22 Dan ketika genap waktu pentahiran, menurut hukum Taurat Musa, mereka membawa Dia ke Yerusalem untuk menyerahkan-Nya kepada Tuhan, 23 seperti ada tertulis dalam hukum Tuhan: “Semua anak laki-laki sulung harus dikuduskan bagi Allah”, 24 dan untuk mempersembahkan korban menurut apa yang difirmankan dalam hukum Tuhan, yaitu sepasang burung tekukur atau dua ekor anak burung merpati.

25 Adalah di Yerusalem seorang bernama Simeon. Ia seorang yang benar dan saleh yang menantikan penghiburan bagi Israel. Roh Kudus ada di atasnya, 26 dan kepadanya telah dinyatakan oleh Roh Kudus, bahwa ia tidak akan mati sebelum ia melihat Mesias, yaitu Dia yang diurapi Tuhan. 27 Ia datang ke Bait Allah oleh Roh Kudus. Ketika Yesus, Anak itu, dibawa masuk oleh orang tua-Nya untuk melakukan kepada-Nya apa yang ditentukan hukum Taurat, 28 ia menyambut Anak itu dan menatang-Nya sambil memuji Allah, katanya:

29 “Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu, 30 sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu, 31 yang telah Engkau sediakan di hadapan segala bangsa, 32 yaitu terang yang menjadi penyataan bagi bangsa-bangsa lain dan menjadi kemuliaan bagi umat-Mu, Israel.

33 Dan bapa serta ibu-Nya amat heran akan segala apa yang dikatakan tentang Dia. 34 Lalu Simeon memberkati mereka dan berkata kepada Maria, ibu Anak itu: “Sesungguhnya Anak ini ditentukan untuk menjatuhkan atau membangkitkan banyak orang di Israel dan untuk menjadi suatu tanda yang menimbulkan perbantahan 35 –dan suatu pedang akan menembus jiwamu sendiri–,supaya menjadi nyata pikiran hati banyak orang.”

36 Lagipula di situ ada Hana, seorang nabi perempuan, anak Fanuel dari suku Asyer. Ia sudah sangat lanjut umurnya. Sesudah kawin ia hidup tujuh tahun lamanya bersama suaminya, 37 dan sekarang ia janda dan berumur delapan puluh empat tahun. Ia tidak pernah meninggalkan Bait Allah dan siang malam beribadah dengan berpuasa dan berdoa. 38 Dan pada ketika itu juga datanglah ia ke situ dan mengucap syukur kepada Allah dan berbicara tentang Anak itu kepada semua orang yang menantikan kelepasan untuk Yerusalem.

loading...

39 Dan setelah selesai semua yang harus dilakukan menurut hukum Tuhan, kembalilah mereka ke kota kediamannya, yaitu kota Nazaret di Galilea. 40 Anak itu bertambah besar dan menjadi kuat, penuh hikmat, dan kasih karunia Allah ada pada-Nya

Renungan

Bagaimana perasaan kita ketika memperoleh hadiah yang sangat kita dambakan? Pasti kita akan sanagt gembira dan bahagia, sehingga wajah berseri-seri menunjukan sukacita dari pikiran dan perasaan kita. Hadiah itu akan kita sayang sehinga kita rawat dan jaga dengan penuh perhatian, tidak ada seorangpun yang kita ijinkan membawanya jauh dari kita, apalagi meminta hadiah tersebut untuk mereka miliki.

Demikian juga karunia keselamatan dan damai sejahtera kepada umat yang dikasih Tuhan, pasti akan membuat umatNya bahagia penuh dengan sukacita. Sebuah karunia yang didambakan sejak jaman dahulu kala oleh bangsa Israel, bangsa yang dibebaskan Tuhan dari perbudakan di Mesir. Bangsa yang dipilihNya untuk menempati tanah perjanjian yang diperjanjikan Tuhan kepada Abraham.

Dan melalui bangsa Israel pula kita yang bukan siapa-siapa telah menyaksikan kelahiran Tuhan Yesus sang Mesias, Juru Selamat manusia, yang datang dari Allah sendiri menjadi manusia untuk menebus dosa-dosa kita semua. Sebuah hadiah yang lebih pantas disebut sebagai anugerah, pastilah akan membuat kita sangat bersuka cita.

Namun apakah sukcaita itu telah kita bagian kepada setiap manusia di sekitar kita? Sudahkah kita mengisahkan damai sejahtera yang kita peroleh dengan cuma-Cuma itu untuk kita bagikan kepada mereka yang belum merasakannya?

Mari kita bagikan damai sejahtera itu kepada semua mahluk agar mereka juga melihat dan merasakan betapa Tuhan mengasihi umat manusia dan menyelamatkan dari dunia.

loading...

Oleh karena itu, baca dan renungkan firman TUHAN setiap hari sehingga kita akan diberi kekuatan menjalankan perintahNya itu

God bless you, God bless Indonesia.

@shtobing

Add a Comment