Bacaan dan Renungan Firman TUHAN Tanggal 2 Jan 2021

Firman Tuhan hari ini berdasarkan “Revised Common Lectionary Sundays and Special Days Calendar” terambil dari Amsal 1:1-7 dan Yakobus 3:13-18

Amsal 1:1-7

Alkitab Firman Tuhan

1 Amsal-amsal Salomo bin Daud, raja Israel, 2 untuk mengetahui hikmat dan didikan, untuk mengerti kata-kata yang bermakna, 3 untuk menerima didikan yang menjadikan pandai, serta kebenaran, keadilan dan kejujuran, 4 untuk memberikan kecerdasan kepada orang yang tak berpengalaman, dan pengetahuan serta kebijaksanaan kepada orang muda—5 baiklah orang bijak mendengar dan menambah ilmu dan baiklah orang yang berpengertian memperoleh bahan pertimbangan—6 untuk mengerti amsal dan ibarat, perkataan dan teka-teki orang bijak.

7 Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.

Yakobus 3:13-18

13 Siapakah di antara kamu yang bijak dan berbudi? Baiklah ia dengan cara hidup yang baik menyatakan perbuatannya oleh hikmat yang lahir dari kelemahlembutan. 14 Jika kamu menaruh perasaan iri hati dan kamu mementingkan diri sendiri, janganlah kamu memegahkan diri dan janganlah berdusta melawan kebenaran!

loading...

15 Itu bukanlah hikmat yang datang dari atas, tetapi dari dunia, dari nafsu manusia, dari setan-setan. 16 Sebab di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat.

17 Tetapi hikmat yang dari atas adalah pertama-tama murni, selanjutnya pendamai, peramah, penurut, penuh belas kasihan dan buah-buah yang baik, tidak memihak dan tidak munafik. 18 Dan buah yang terdiri dari kebenaran ditaburkan dalam damai untuk mereka yang mengadakan damai.

Renungan

Periksalah apakan kita seudah berjalan di jalan yang benar atau belum? Sehingga kita dapat segera kembali ke jalan yang benar tersebut, atau kita bertanya kepada orang yang mengetahui mana jalan yang benar. Dengan demikian kita tidak akan tersesat dan sampai ke tujuan dengan selamat.

Malu bertanya pasti akan sesat di jalan. Berapa sering kita malu bertanya atau lebih parah lagi, berapa sering kita sok tahu dan akhirnya tidak sampai tujuan tepat waktu? Tersesat di jalan dan tidak sampai tujuan tepat waktu sejauh diri kita selamat mungkin masih bisa kita perbaiki, namun apabila salah jalan tersebut membuat kita menjadi celaka bahkan binasa, maka tidak ada waktu lagi untuk menyesalinya karena “nasi sudah menjadi bubur”.

loading...

Agar kita tidak tersesat maka pastikan kita selalu mencari hikmat Tuhan, hikmat yang akan membuat kita menjadi mengerti dan tahu apa yang benar dan sadar apa yang salah (Amsal 1:4).

Hikmat Tuhan itu pasti akan membuat kita menjadi orang cerdas dan bijaksana, sehinga kita dapat melihat jalan yang benar dan jalan yang salah. Ciri-ciri jalan yang benar adalah selalu mendatangkan sukacita bukan hanya di tujuan akhirnya tetapi juga selama perjalanan.

Sebagaimana tanaman yang baik, maka kita dapat melihat dari buahnya selama ia hidup. Tanaman yang baik bukan hanya menghasilkan daun-daun yang segar dan rindang, tetapi juga menghasilkan buah yang baik dan enak untuk dikonsumsi.

Apabila kita berada di kumpulan atau berjalan bersama dengan orang-orang yang mengasihi sesama, pendamai, ramah, penuh belas kasih, tidak suka menghakimi orang lain dan tidak munafik, maka itu tanda kita sudah  berjalan di jalan yang benar (Yakobus 3: 17). Terus berjalan di jalan itu, maka kita pasti akan sampai tujuan yang benar pula, yaitu keselamatan yang kekal bersama TUHAN di sorgNya yang mulia.

Selamat memilih jalan yang benar dan berjalanlah di sana agar kita mencapai keselamatan yang kekal. Untuk itu selalu baca dan renungkan firman Tuhan setiap hari, sehingga kita akan memperoleh berkat dan hikmat menjalankan firmanNYA untuk menyampaikan kabar sukacita kepada seluruh manusia.

God bless you, God bless Indonesia.

loading...

Klik untuk bacaan dan renungan firman TUHAN berdasarkan Leksionari

@shtobing

Add a Comment