Bacaan dan Renungan Firman TUHAN 8 Jan 2021

Firman Tuhan hari ini berdasarkan “Revised Common Lectionary Sundays and Special Days Calendar” terambil dari 1 Samuel 16:1-13 dan 1 Timotius 4:11-16

1 Samuel 16:1-13

Alkitab Firman Tuhan

1 Berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: “Berapa lama lagi engkau berdukacita karena Saul? Bukankah ia telah Kutolak sebagai raja atas Israel? Isilah tabung tandukmu dengan minyak dan pergilah. Aku mengutus engkau kepada Isai, orang Betlehem itu, sebab di antara anak-anaknya telah Kupilih seorang raja bagi-Ku.”

2 Tetapi Samuel berkata: “Bagaimana mungkin aku pergi? Jika Saul mendengarnya, ia akan membunuh aku.” Firman TUHAN: “Bawalah seekor lembu muda dan katakan: Aku datang untuk mempersembahkan korban kepada TUHAN. 3 Kemudian undanglah Isai ke upacara pengorbanan itu, lalu Aku akan memberitahukan kepadamu apa yang harus kauperbuat. Urapilah bagi-Ku orang yang akan Kusebut kepadamu.”

4 Samuel berbuat seperti yang difirmankan TUHAN dan tibalah ia di kota Betlehem. Para tua-tua di kota itu datang mendapatkannya dengan gemetar dan berkata: “Adakah kedatanganmu ini membawa selamat?” 5 Jawabnya: “Ya, benar! Aku datang untuk mempersembahkan korban kepada TUHAN. Kuduskanlah dirimu, dan datanglah dengan daku ke upacara pengorbanan ini.” Kemudian ia menguduskan Isai dan anak-anaknya yang laki-laki dan mengundang mereka ke upacara pengorbanan itu.

loading...

6 Ketika mereka itu masuk dan Samuel melihat Eliab, lalu pikirnya: “Sungguh, di hadapan TUHAN sekarang berdiri yang diurapi-Nya.” 7 Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: “Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.”

8 Lalu Isai memanggil Abinadab dan menyuruhnya lewat di depan Samuel, tetapi Samuel berkata: “Orang inipun tidak dipilih TUHAN.” 9 Kemudian Isai menyuruh Syama lewat, tetapi Samuel berkata: “Orang inipun tidak dipilih TUHAN.” 10 Demikianlah Isai menyuruh ketujuh anaknya lewat di depan Samuel, tetapi Samuel berkata kepada Isai: “Semuanya ini tidak dipilih TUHAN.”

11 Lalu Samuel berkata kepada Isai: “Inikah anakmu semuanya?” Jawabnya: “Masih tinggal yang bungsu, tetapi sedang menggembalakan kambing domba.” Kata Samuel kepada Isai: “Suruhlah memanggil dia, sebab kita tidak akan duduk makan, sebelum ia datang ke mari.”12 Kemudian disuruhnyalah menjemput dia. Ia kemerah-merahan, matanya indah dan parasnya elok. Lalu TUHAN berfirman: “Bangkitlah, urapilah dia, sebab inilah dia.” 13 Samuel mengambil tabung tanduk yang berisi minyak itu dan mengurapi Daud di tengah-tengah saudara-saudaranya. Sejak hari itu dan seterusnya berkuasalah Roh TUHAN atas Daud. Lalu berangkatlah Samuel menuju Rama.

1 Timotius 4:11-16

11 Beritakanlah dan ajarkanlah semuanya itu. 12 Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.

loading...

13 Sementara itu, sampai aku datang bertekunlah dalam membaca Kitab-kitab Suci, dalam membangun dan dalam mengajar. 14 Jangan lalai dalam mempergunakan karunia yang ada padamu, yang telah diberikan kepadamu oleh nubuat dan dengan penumpangan tangan sidang penatua.

15 Perhatikanlah semuanya itu, hiduplah di dalamnya supaya kemajuanmu nyata kepada semua orang. 16 Awasilah dirimu sendiri dan awasilah ajaranmu. Bertekunlah dalam semuanya itu, karena dengan berbuat demikian engkau akan menyelamatkan dirimu dan semua orang yang mendengar engkau.

Renungan

Bukan yang gagah, bukan yang tampan, bukan yang paling tua, bukan yang pandai bicara, bukan yang kaya raya, bukan apa yang dilihat manusia, karena manusia melihat rupa yang tampak oleh mata, tetapi Tuhan melihat isi hati kita yang tidak tampak itu (1 Samuel 16:7).

Terhadap sesama manusia kita bisa bersandiwara dan bersikap kelihatan baik, padahal jahat. Dihadapan manusia kita bisa pura-pura rajin dan mengasihi, namun pada kenyataannya kita memiliki sifat yang kotor dan tercela. Namun di hadapan TUHAN semua itu tidak berguna, karena Tuhan Yang Maha Kuasa mampu melihat sampai ke dalam hati dan pikiran manusia.

Manusia sering tertipu karena mereka tidak sabar dan memperhatikan dengan seksama, sehingga memilih orang yang di depan kita manis, pandai berkata-kata, menarik hati dan sepertinya bijak, tapi ternyata hatinya penuh dengan berbagai rencana jahat.

Oleh karena itu tidak aneh apabila banyak wakil rakyat dan pemerintah daerah, bahkan presiden, yang tidak dapat bekerja dengan baik namun dipuja-puja. Semua keburukan yang mereka lakukan walau sangat jelas ada di depan mata kita, namun ada saja orang yang suaranya sangat keras dan berkata-kata sambal melotot, mengancam, mengatakan bahwa ia tidak buruk.

loading...

Setiap orang yang terus memuja kelaliman biasanya memperoleh keuntungan dari pujaannya itu. Apa yang diperolehnya? Sudah tentu terkait dengan Harta dan Kekuasaan. Para pemuja, atau disebut juga penjilat, pasti memperoleh banyak keuntungan sehingga mereka menjadi kaya raya.

Rakyat, terutama para anak muda harus waspada itu semua. Jangan takut untuk menolak dan menjauhi mereka. Jangan takut untuk mulai mengambil sikap demi kemajuan bangsa Indonesia. Namun sebagaimana Timotius, anak muda harus rajin belajar dan menjadi pandai, sehingga tidak mudah dibohongi oleh para oportunis.

Anak muda harus memiliki sikap yang jelas, jangan hanya terpancing dengan kata-kata dan orasi semata. Karena para oportunis memiliki pengalaman berpolitik yang panjang, sehingga mereka dengan mudah memutarbalikan fakta dengan hanya sekedar kata-kata. Para oportunis terus menerus akan menyasar anak muda, karena mereka tahu banyak anak muda yang masih labil dan mudah terombang ambing.

Para oprtunis biasanya akan menjerat anak-anak muda dengan berbagai iming-iming dan bujuk rayu yang menggiurkan, sehingga akan membuat anak muda jatuh dan menuruti sang oprtunis. Banyak anak-anak muda masa lalu yang berpotensi menjadi pemimpin, namun karena terjerat pada jebakan sang oprtunis, mereka yang saat ini telah dewasa malah menjadi permasalahan bangsa Indonesia.

Oleh karena itu jadilah anak muda yang cerdas dan tidak mudah percaya kepada oportunis, dengan terus belajar dari orang-orang dewasa yang jujur dan tulus. Semua itu bukan hanya akan meningkatkan pengetahuan anak muda, namun juga akan membuat lebih dewasa.

Pengetahuan yang dimiliki anak muda, dan sikap dewasa yang terus dikembangkan, akan membuat anak-anak muda bukan hanya sebagai pengikut, namun akan menjadi teladan. Keteladanan ini akan membuat banyak orang diselamatkan.

loading...

Ingatlah, Daud dan Timotius, keduanya dipilih dan diurapi Tuhan ketika masih muda. Namun semua itu tidak menjadi penghalang mereka untuk menjadi pembawa berita sukacita kepada setiap orang di sekitarnya.

Mari sebagaimana Daud dan Timotius, selagi kita muda, persiapkan diri kita untuk menjadi lebih pandai, kritis dan bijaksana. Belajarlah dari firman TUHAN dan renungkanlah. Lalu selalu arahkan hati dan pikiran kita kepada TUHAN, dengan bertanya dan memohon petunjukNya.

Lakukan itu setiap waktu, niscaya sebagai anak muda kita akan dihormati oleh orang-orang yang lebih tua, dan mereka menjadikan kita teladan bagi mereka dan anak-anak mereka.

God bless you, God bless Indonesia.

loading...

Klik untuk bacaan dan renungan firman TUHAN berdasarkan Leksionari

@shtobing

Add a Comment