Siap Menghadapi Mobil Listrik Sang Pembunuh!

Hallo para pembaca sekalian, apakah anda termasuk orang yang sedang menunggu-nunggu kendaraan listrik diproduksi masal, sehingga dapat diperoleh dengan lebih murah? Termasuk juga penyebaran secara masal lokasi tempat charging, atau pengisian daya listrik kendaraan tersebut (battery)? Kalau iya, maka anda sama dengan saya.

Saya termasuk tidak sabar melihat begitu lambatnya pengembangan kendaraan listrik, terutama di Indonesia, dan kiblat kendaraan Indonesia yaitu Jepang, khususnya Toyota dan Daihatsu.

Evolusi?

Ternyata, menurut analisa dari rekan saya, mereka memang tidak ingin cepat-cepat berubah langsung ke full energi listrik, tetapi perlahan-lahan dengan mengembangkan kendaraan dengan mesin hybrid. Dengan alasan battery listrik masih belum mampu menggantikan mesin bakar (bensin dan solar) hingga 10-20 tahun ke depan.

Mesin listrik akan menggulung mesin bahan bakar!

Tetapi rekan saya yang pernah bekerja di beberapa perusahaan sparepart kendaraan, di bawah naungan group besar yang bekerjasama dengan beberapa merek kendaraan Jepang ternama, mengatakan bahwa apabila perubahan mesin bakar kendaraan ke listrik dilakukan dengan revolusi, maka akan terjadi goncangan ekonomi.

Goncangan ekonomi karena perusahaan-perusahaan pendukung mesin bakar, yaitu perusahaan-perusahaan yang memproduksi berbagai sparepart untuk mesin berbahan bakar fosil, yang jumlahnya ribuan, akan tutup atau gulung tikar. Dan mengakibatkan jutaan pengangguran di seluruh perusahaan kendaraan Jepang di seluruh dunia.

Perusahaan-perusahaan itu pasti akan langsung pailit, karena kapasitas produksi mereka praktis hanya digunakan untuk support kendaraan berbahan bakar fossil yang sudah beredar (kendaraan bekas).

loading...

Sementara kebutuhan kendaraan bekas atas produk terkait mesin bakar sangat rendah, karena sparepart tersebut bersifat slow moving (usianya panjang sehingga sangat jarang diganti).

Bagian Utama Mesin hanya Battery dan Dinamo

Dapat dibayangkan bukan? Penggerak utama kendaaraan full electric hanya membutuhkan battery, dan dinamo yang langsung mengkonversi energi listrik menjadi energi gerak.

Sehingga blok mesin dan berbagai sparepart terkait, hingga termasuk tangki bahan bakar, bahkan alat ukurnya, misalnya fuel meter, olie, fuel and oil pump, oil and fuel filter dan banyak lagi, termasuk busi, dan radiator, tidak diperlukan lagi!

Dan semua part yang saya sebutkan itu kecuali berbagai jenis filter, adalah slow moving, sangat jarang diganti atau perlu diganti setelah dikendaria ribuan kilometer.

Dengan produksi masal kendaraan listrik, maka langsung perusahaan-perusahaan tersebut tidak bisa mencapai omset yang ditargetkan dan selanjutnya tidak akan mencapai keuntungan yang diharapkan, sehingga tidak akan lama mereka akan menyatakan bangkrut.

Revolusi Atau Mati

Jadi wajar ketika saya mengatakan bahwa industri mobil listrik adalah pembunuh bagi industri mesin kendaraan berbahan bakar fosil. Pembunuh yang akan membunuh banyak korban dari industri pendukung mesin kendaraan berbahan bakar fosil.

loading...

Akan tetapi pembunuhan ini tidaklah bisa dicegah, pasti terjadi dan bahkan sebagaimana revolusi teknologi lainnya, seperti teknologi photography berubah menjadi digital, telekomunikasi berubah menjadi digital yang selanjutnya menjadi smartphone, serta berbagai revolusi lainnya.

Upaya pengabaian dan pencegahannya akan membuat perusahaan besar yang mengabaikan, atau berusaha mencegah, akan tumbang. Dan tumbangnya pasti akan lebih menyakitkan dan memalukan, daripada bangkrutnya perusahaan-perusahaan part mesin berbahan bakar fosil.

Oleh karena itu seharusnya tidak perlu ada upaya pencegahan, tetapi mulailah untuk segera mempersiapkan diri dan berubah.

Mulai Berubah Segera

Segera mulai mengganti industry pendukung mesin berbahan bakar fosil, dengan membangun industry pendukung kendaraan listrik, sampaikan perubahan bisnis tersebut ke para pemegang saham.

Tindakan ini mungkin akan menimbulkan kerugian, tetapi saya yakin hanya dalam jangka waktu pendek, dan ketika tiba waktunya perusahaan tersebut tetap survive, tidak bangkrut seperti yang kita bicarakan di atas.

Pemegang saham pasti siap dan setuju, karena kerugian jangka pendek itu sangat kecil nilainya, dibandingkan dengan keuntungan yang sudah dinikmati selama puluhan tahun.

Kendaraan listrik akan membunuh semua yang mencoba menghalangi atau tidak siap berubah 180 derajat. Tetapi bagi yang sadar dan segera beradaptasi, maka mereka pasti tidak akan dibunuh oleh perkembangan kendaraan full electric, yang sebentar lagi akan tiba dan menguasai pasar kendaraan baru.

Mari kita sama-sama menunggu dan ketika waktunya tiba, kita akan menikmati kendaraan listrik yang bersih dan bersuara lembut.

Semoga bermanfaat menginspirasi setiap pelaku industry kendaraan berbahan bakar fosil, untuk segera bergerak menyongsong datangnya sang juara baru “Full Electricity Car”.

God bless you, God bless Indonesia.

loading...

@shtobing

Add a Comment