Mitigasi Risiko KoronaVirus di Sekolah dan Dampak Positif Lainnya

Dengan merebaknya pandemi virus korona covid19 saat ini mengakibatkan pola belajar mengajar berobah total. Pola sebelumnya di mana guru dan murid, dosen dan mahasiswa, bertemu dan berkumpul di suatu tempat yang dosebut sekolah atau kampus, berubah menjadi pertemuan jarak jauh.

Kita belum tahu bagaimana hasilnya, namun saya sangat opitimis bahwa metode belajar mengajar yang baru ini tidak kalah efektifnya dibandingkan yang lama.

Belajar jauh-jauh dari rumah meningkatkan risiko perjalanan dan belajar

Universitas Terbuka (UT) vs Universitas Biasa (UB)

Pengalaman Indonesia mengelola Universitas Terbuka (UT) adalah sebagai buktinya. Di tempat kerja, lulusan Strata 1 (S1) dan Strata 2 (S2) jebolan UT, tidak kalah kualitasnya dengan lulusan Universitas “Tertutup” atau Universitas Biasa (UB).

Bahkan ketika saya menyeleksi karyawan baru dalam proses recruitment, terutama dalam tahap interview, saya menemukan banyak lulusan Unitersitas Biasa (UB) yang kualitasnya kalah dengan jebolan UT.

Secara umum saya akui nilai akademik mahasiswa UT masih kalah dengan mahasiswa UB favorit. Tetapi itu semua karena UT selama ini masih menjadi pilihan ke sekian, setelah Universitas Negeri Favorit, Universitas Negeri Pilihan Kedua, Universitas Swasta Favorit, Univeritas Swasta Pilihan Kedua, Universitas Swasta Pilihan Ketiga, baru Universitas Terbuka (UT). Jadi pilihan ke 6 (enam).

loading...

Menurut pengamatan saya, rasa malu belajar di kampus tanpa gedung adalah faktor utamanya, selain mungkin karena promosi UT yang kurang gencar. Sebaiknya UT rajin “memamerkan” alumni mereka yang sukses bekerja atau membuka usaha di berbagai bidang.

Padahal Lembaga International sudah melakukan konsep UT sejak puluhan tahun lalu. Bagi anda yang ingin mendapat gelar akademik dari perguruan tinggi ternama di dunia dapat anda peroleh secara online!

Saya pribadi merasakan sendiri ketika saya ingin mendapatkan gelar Certified of Insurance, dari Lembaga yang bermarkas di Glasgow (England) dan New Zealand. Bahkan sertifikasi tenaga ahli di berbagai bidang teknis, seperti Information Technology, juga dapat dilakukan secara online baik belajar dan ujiannya.

Mengenai kualitas menurut saya tidak ada masalah, tinggal tugas kementrian Pendidikan Dasar Menengah, serta Riset dan Pendidikan Tinggi, dibantu berbagai tenaga ahli dan konsultant, mendisain metode belajar yang efektif dan ujian yang bertanggungjawab.

Keuntungan Belajar Jarak Jauh

Belajar online, atau belajar jarak jauh akan sangat banyak mengurangi risiko belajar di kelas:

  1. Murid/Mahasiswa/Guru/Dosen tidak harus berangkat ke Sekolah atau Kampus setiap hari, keuntungannya antara lain:
    • Pengehamatan biaya transportas
    • Penurunan polusi udara
    • Tidak ada stress akibat tergesa-gesa dan kemacetan di jalan
    • Tingkat kecelakaan di jalan raya turun
    • Kejahatan di perjalananan juga akan turun
    • Kepemilikan kendaraan pribadi dapat ditekan serendah mungkin
  2. Interaksi yang berakibat negatif antara murid, mahasiswa, guru dan dosen akan menurun bahkan hilang sama sekali. Keuntungannya antara lain:
    • Berbagai interaksi yang menyebabkan penularan penyakit
    • Interaksi pelecehan dan bulying, baik secara fisik maupun perkataan dan pandangan mata
    • Gangguan (termasuk ajaran sesat) dari orang-orang bermasalah yang ada di sekitar sekolah atau kampus bisa dihilangkan
    • Penularan sifat agresif dan kasar juga akan menurun drastis
    • Tidak terjadi kekosongan kelas karena guru tidak bisa hadir
  3. Bagi Mahasiswa yang berprestasi dan layak berada di Perguruan Tinggi Favorit, namun tinggal di kota lain, ia tidak perlu kost di sekitar kampus karena ia bisa belar dari kota dimana keluarganya berada. Keuntungannya antara lain:
    • Pengehamatan biaya kost/asrama
    • Penurunan kejahatan atas penghuni kost/asrama dari sesama penghuni atau orang-orang di sekitarnya
    • Penurunan aktivitas seks bebas atau minuman keras bahkan narkoba
  4. Penghematan biaya operasional, perawatan dan pembangunan sekolah/kampus, keuntungannya antara lain:
    • Tidak perlu pembangunan sekolah atau kampus sebesar dan sebanyak saat ini
    • Biaya operasional turun drastis
    • Penghematan biaya bisa dialihkan ke peningkatan Teknologi Belajar Mengajar
    • Sekolah dan Kampus fokus berkerjasama pada pembangunan sarana praktek laboratorium
    • Aktivitas/praktek Olah Raga dapat dilakukan di sekitar tempat tinggal, bekerja sama dengan dinas Olah Raga serta sekolah/kampus di sekitarnya
  5. Para siswa, Mahasiswa, Guru ataupun Dosen, tidak perlu meninggalkan rumah mereka untuk proses belajar mengajar, beberapa keuntungannya antara lain:
    • Interaksi keluarga dapat terus dijaga
    • Rumah yang sering diganggu penjahat saat ditinggal kosong, keamanannya lebih baik
    • Makanan yang dikonsumsi pasti lebih terjaga dan sehat, daripada membeli di sekitar sekolah atau kampus yang kadang tidak sesuai dengan standar makanan sehat.
  6. Masih banyak lagi keuntungannya, seperti kejelasan apakah murid atau mahasiswa belajar atau tidak, kesehatan lingkungan, jauh dari penularan penyakit selama di perjalanan, dan lain sebagainya.

Lindungi Anak-Anak Kita

Oleh karena itu, selain belum ada kejelasan kondisi pengendalian pandemi covid19 ini. Serta komitmen semua orang, termasuk sekolah dan selama diperjalanan, dalam menjalankan protokol kesehatan. Maka saran saya urungkan membuka sekolah dan kampus pada bulan Juli 2020 nanti.

loading...

Tidak perlu memaksakan anak sekolah atau mahasiswa pergi ke sekolah/kampus, karena penedalian risiko penularan penyakit dan yang lainnya lebih baik bila belajar/mengajar dilakukan dari rumah.

Gunakan konsep dan kesuksesan UT yang sudah bertahun-tahun menjalankannya. Atau minta bantuan para ahli dari negara-negara maju, atau lembaga yang sudah melakukannya bertahun-tahun.

Untuk daerah-daerah terpencil yang masih jauh dari teknologi informasi memang masih menjadi kendala. Namun apabila semua memikirkannya pasti ada jalan keluarnya, misalnya karena tingkat penularan penyakit juga tidak besar, maka murid/mahasiswa bisa menggunakan fasilitas Kantor Pos dan perusahaan-perusahaan swasta di sekitar daerah terpencil itu.

Kita sering tidak sadar bahwa di sekitar daerah terpencil di berbagai belahan Indonesia, tertdapat perusahaan-perusahaan besar yang memiliki dana CSR (Corporate Social Responsibility) yang sangat besar. Manfaatkan mereka untuk terlibat dalam proses pendidikan di daerah sekitar.

Semoga semua tergerak dan bersama-sama melindungi anak dan guru/pengajar kita dari paparan covid19, dan merasakan berbagai manfaat lainnya dengan metode belajar jarak jauh ini.

Baca juga: Risiko pandemi harus diantisipasi

Stay safe, Stay healthy. God bless you, God bless Indonesia.

@shtobing

Add a Comment