Hukum Seberat-Beratnya Pembuat dan Penyebar Fitnah!

Hallo para pembaca sekalian saya rasa perlu menulis surat terbuka kepada pemerintah dan siapa saja yang suka MEMBUAT atau MENYEBARKAN FITNAH termasuk HOAX!

Khusus untuk pemerintah himbauan saya adalah: jangan terlalu lembek dengan pembuat atau penyebar fitnah atau hoax, walau mereka sudah minta maaf bahkan bersumpah untuk tidak melakukan lagi!

pembuat dan penyebar hoax

Mengapa hal ini saya sampaikan? Karena saya memperhatikan modus para pembuat dan penyebar fitnah dan hoax, yang jelas mereka tidak ingin negara kita aman (jadi jelas MENGANCAM KEAMANAN NEGARA).

Caranya dengan MERACUNI PIKIRAN para pembaca (atau pendengar) menggunakan berita fitnah atau hoax yang meraka buat dan sebarkan.

loading...

Menurut saya, mereka (para pengacau pembuat dan penyebar fitnah dan hoax) boleh saja mengatakan penyesalan dan mintah maaf, akan tetapi akibat dari penyebaran fitnah dan hoax yang sudah merasuki pikiran orang sangat susah untuk dibersihkan, apalagi kalau sudah mengakibatkan permusuhan dengan teman atau keluarga (baca: Siapa saja korban berita fitnah dan hoax?).

Jadi sekali lagi saya sarankan jangan terlalu lembek dengan pembuat dan penyebar fitnah maupun hoax, mereka minta maaf silahkan tetapi mereka tetap harus DIHUKUM!

Hukuman tidak saja menyebabkan jera, tetapi akan membuat siapa saja yang sempat teracuni oleh berita fitnah maupun hoax bisa melihat sendiri sang pelaku dihukum, dan perlahan tapi pasti akan membersihkan racun fitnah maupun hoax yang sudah sempat memasuki otak pembaca atau pemirsa berita fitnah dan hoax itu.

Ayo pemerintah, khususnya para penegak hukum, jangan jadi kendor, hukum seberat-beratnya para pembuat dan penyebar fitnah mapun hoax, supaya benar-benar membuat jera mereka.

loading...

Sehingga akan juga membuat para pecandu fitnah maupun hoax segera sadar, dan membersihkan otak para pembaca dan pemirsa hoax dari pengacau yang tujuannya jelas: MENGGANGGU KEAMANAN NEGARA.

Mari menjadi cerdas dan stop hoax, turn back hoax (baca: Ayo….Jadilah Cerdas (1)). Bravo Bangsa Indonesia.

God bless you, God bless Indonesia
@shtobing

Add a Comment