Hasil Mencuri, Korupsi, Kolusi dan Nepotisme Itu Kutuk, Bukan Berkat!

Hallo para pembaca sekalian, mari anda teliti segala sesuatu yang anda miliki, atau yang keluarga anda miliki, atau orangtua anda miliki dan sedang yang anda nikmati.

Apakah itu 100% hasil jerih payah yang halal, bukan hasil MENCURI atau KORUPSI, KOLUSI atau NEPOTISME (KKN)?. Kalau itu hasil dari MENCURI, KORUPSI, KOLUSI atau NEPOTISME maka segera buang, atau kembalikan kepada yang berhak, karena itu semua adalah BARANG HARAM!

Ya, anda harus sadar bahwa segala sesuatu yang diperoleh dari KORUPSI, KOLUSI atau NEPOTISME itu adalah HARAM! Umumnya orang menilai orang kaya karena memperoleh BERKAT dari TUHAN, tetapi kekayaan dari uang HARAM bukanlah BERKAT tapi KUTUK! KUTUK bagi siapa saja yang melakukannya dan menikmatinya!

kutuk bukan berkat

Umat Kristen dapat melihat risiko kutuk yang ditimpahkan pada orang yang tidak menjalankan perintah TUHAN, dan efeknya sampai ke keturunannya.

loading...

Silahkan baca di Ulangan 28, dan yang kita garis bawahi adalah ayat 45 dan 46 sebagai berikut:Ulangan 28:45 Segala kutuk itu akan datang ke atasmu, memburu engkau dan mencapai engkau, sampai engkau punah, karena engkau tidak mendengarkan suara TUHAN, Allahmu dan tidak berpegang pada perintah dan ketetapan yang diperintahkan-Nya kepadamu;46 semuanya itu akan menjadi tanda dan mujizat di antaramu dan di antara keturunanmu untuk selamanya.”

Jadi siapapun anda yang sekarang sedang menikmati hasil dari MENCURI, KORUPSI, KOLUSI dan NEPOTISME, sadarlah bahwa kenikmatan yang sedang anda nikmati itu hanya kenikmatan semu, sedangkan efeknya sebagai KUTUK akan anda dan keturunan anda rasakan.

Atau mungkin anda adalah orang yang sedang merancangkan keuntungan pribadi dari uang rakyat, misalnya dengan cara menggelembungkan anggaran?

Ayo hentikan segera! kalau tidak maka anda dan keluarga anda akan merasakan akibatnya! Mungkin hukum manusia tidak dapat menjangkau, karena semua sudah disusun secara legal dan disetujui oleh DEWAN.

loading...

Tetapi kalau persetujuan itu adalah hasil KOLUSI, main mata untuk membagi keuntungan dengan menjarah uang rakyat, maka hukuman TUHAN lambat atau cepat PASTI DATANG kepada anda dan keturunan anda! Oleh karena itu HENTIKANLAH SEGERA!

Mengapa TUHAN demikian kerasnya mengingatkan kita manusia agar tidak MENCURI, KORUPSI, KOLUSI dan NEPOTISME untuk menikmati uang rakyat?

Salah satu hal yang saya yakini adalah karena uang yang dicuri atau diatur untuk dinikmati dengan berkolusi adalah hak rakyat kecil, bahkan merupakan hasil jerih payah rakyat kecil.

Mungkin anda tidak sependapat karena rakyat kecil tidak membayar pajak, tetapi kita harus ingat bahwa segala sesuatu kebutuhan mereka (yang mereka beli dan bayar) sudah dibebani pajak, dan pajak yang dibebani itu diserahkan ke kas negara/daerah!

Ayo saudara sekalian, saya ingatkan lagi dan ingatkan juga keluarga dan rekan anda, ingat segala yang dibeli dari uang HARAM menjadi HARAM juga!, jadi mari bukan hanya katakan TIDAK tetapi segera STOP segala kegiatan MENCURI, KORUPSI, KOLUSI dan NEPOTISME dan kembalikan kepada yang berhak segera! Saat ini juga!

Jangan takut, be brave! Katakan dan lakukan yang benar!

loading...

God bless you, God bless Indonesia.
@shtobing

Add a Comment