Kumpulan Doa

Hallo para pembaca, berikut ini adalah kumpulan doa-doa yang ada di website saya ini. Silahkan lihat daftar isinya, mungkin ada doa-doa yang ingin anda panjatkan.

Sengaja saya membuat dasar pemikirannya sebelum point-point doa, sehingga anda dapat belajar bahwa ketika kita memanjatkan doa, anda sudah melihat latar belakang permasalahan yang akan anda doakan. Atau anda sadar mengapa anda memanjatkan doa tersebut.

Berdoa Yang Benar: Jangan Hanya Memohon, Juga Berjanji!

Dalam kondisi yang serba tidak menentu akibat pandemi virus corona, Covid19 saat ini, sudah berapa kali anda berdoa memohon kepada TUHAN Yang Maha Esa agar pandemi ini segera berlalu?

Sudah berapa kali anda memohon dengan sungguh-sungguh, agar TUHAN memberikan hikmatNya kepada para ahli, team medis dan pemerintah, agar mereka dapat menemukan cara mengendalikan covid19?

Apakah anda menghitung jumlah doa-doa yang anda panjatkan, baik yang dilakukan dengan sikap khusus, maupun yang spontan kita lakukan ketika mendengar korban-korban berjatuhan. Yaitu ketika mendengar laporan pertumbuhan jumlah penderita, yang dirawat dan yang meninggal dunia?

Sering Berdoa itu Sangat Baik

Saya yakin kita semua sudah sangat sering memanjatkan doa kepada TUHAN Yang Maha Esa, sejak virus corona membuat orang-orang di negara lain menderita di akhir-akhir tahun 2019.

Pasti anda semua tidak dapat menghitung jumlah doa yang kita panjatkan, karena sudah sangat banyak.

Tetapi mengapa sepertinya doa kita tidak dijawab? Korban terus berjatuhan, belajar, bekerja, dan berinteraksi masih terus dilakukan dari rumah.

TUHAN tidak Mendegar Doa Kita?

Semua kita masih diminta tidak pergi ke mana-mana, bahkan kunjungan ke sanak saudara di hari Raya nanti rasanya mustahil dilakukan.

loading...

Semua orang takut tertular, menjadi sakit dan meregang nyawa. Apalagi cara menular virus ini sulit diantisipasi, berbeda dengan virus-virus yang sudah pernah menjadi wabah.

Akibatnya hingga saat ini belum ada yang dapat memastikan kapan pandemi ini akan berlalu.

Kapan Covid19 dapat dikendalikan, sehingga tidak lagi mudah menular antar manusia. Belum ada yang bisa memberikan jaminan kapan waktunya. Apakah TUHAN tidak menjawab doa kita?

TUHAN tidak Bersedia Bertemu Kita?

Bahkan kita tidak berani di rumah-rumah ibadah, yang selama ini kita jadikan tempat untuk bertemu dengan TUHAN. Apakah TUHAN sudah tidak mau ditemui?

Saya mencoba mengamati doa-doa yang saya panjatkan, sepertinya tidak ada yang kurang.

Cara saya memanjatkan doa saya rasa sudah cukup mampu mengetuk hati TUHAN. Apalagi Tuhan menjanjikan “Mintalah maka engkau akan diberikan” (Matius 7:7). Tetapi berita yang saya dapat tetap tidak bisa menjamin kapan pandemi ini akan berhenti.

Bahkan presiden juga sudah mengatakan, agar rakyat Indonesia mulai membiasakan diri hidup bersama dengan virus corona. Bukankah itu bisa diartikan tidak akan ada harapan untuk mengendalikan Covid19?

Pages ( 1 of 12 ): 1 23 ... 12Next ยป