Covid19 Paksa Manusia Memperbaiki Alam dan Kesehatan

Hallo para pembaca sekalian, kalau kita melihat ke belakang, maka paling tidak lebih dari 20 tahun terakhir, manusia menghadapi masalah kesehatan akibat kerusakan ozon.

Manusia juga menghadapi peningkatan kematian akibat penyakit degeneratif yang mengganggu kesehatan (penyakit kronis: jantung, ginjal, gula, hipertensi hingga kanker).

Tidak Serius Mengurangi Polusi

Bertahun-tahun sudah manusia bergelut mencari inspirasi bagaimana cara untuk mengurangi atau memperbaiki kerusakan ozon, dan mencegah gangguan kesehatan.

Selama bertahun-tahun juga kita meneliti cara agar manusia kebal dari berbagai penyakit degeneratif.

Tetapi sudah bertahun-tahun tidak ada tanda-tanda perbaikan atas ozon, sehingga mengancam manusia dari paparapan/radiasi ultra violet matahari yang berlebihan, yang merusak kesehatan manusia.

Jaga alam jaga kesejhatan

Sebenarnya manusia sudah mengetahui apa penyebab kerusakan ozon dan apa juga penyebab penyakit degeneratif, yaitu polusi atau pencemaran udara.

loading...

Baik polusi yang disebabkan oleh kendaraan maupun dari industri yang tidak ramah lingkungan.

Penyebab utamanya adalah penggunaan bahan bakar fosil.

Serta beberapa bahan kimia lain yang sering dipakai manusia, seperti hair spray, freon, termasuk juga bahan-bahan kimia lainnya yang sering dipakai manusia.

Hentikan Penggunaan Bahan Perusak Ozon dan Penyebab Polusi

Semuanya mengakibatkan kerusakan ozon karena menghasilkan bahan-bahan berikut ini di udara, yang selanjutnya merusak kesehatan:

  1. Chlorofluorocarbon atau CFC
  2. Halons
  3. Karbon tetraklorida
  4. Bromida
  5. Senyawa yang mengandung metil kloroform
  6. dan lain sebagainya

Berbagai bahan penyebab polusi di atas, selain merusak ozon juga diserap oleh tanaman melalui daun, atau masuk ke dalam air dan tanah.

Sehingga membuat kualitas tanaman termasuk buah menjadi buruk, selanjutnya meracuni hewan peliharaan, dan akhirnya merusak kesehatan dengan meracuni manusia ketika mengkonsumsi tanaman dan hewan tersebut.

loading...

Dikombinasikan dengan paparan radiasi ultraviolet matahari yang berlebihan akibat lapisan ozon yang rusak, juga meracuni kesehatan udara dan masuk ke dalam tubuh melalui pernapasan.

Akibat akumulasi berbagai masalah tersebut, maka terjadilah penyakit-penyakit degeneratif (penyakit kronis, misalnya jantung, ginjal, gula, hipertensi hingga kanker)

Pencegahan kerusakan ozon, termasuk perbaikan lapisan ozon yang sudah menipis (bahkan sudah berlobang), sebenarnya sudah diketahui caranya, yaitu kurangi semaksimal mungkin berbagai materi penyebab polusi, bahkan bila mungkin dihilangkan total.

Apabila hal tersebut dilakukan, maka otomatis juga akan mengurangi kemungkinan manusia terkena radiasi, keracunan dari udara, maupun dari tanaman dan hewan yang dikonsuminya.

Akan tetapi hingga akhir Desember 2019 rasanya sangat mustahil menghapus itu semua. Mustahil menyelamatkan ozon dan mencegah radiasi merusak kesehatan manusia.

Penyebabnya adalah semua negara terus berusaha menggenjot hasil industri mereka, terus berusaha meningkatkan konsumsi dan penggunaan kendaraan dan peralatan di setiap rumah tangga.

Sehingga kualitas udara semakin memburuk dan meningkatkan terjadinya gangguan kesehatan akibat penyakit degeneratif.

Bahkan ada analisa yang sangat meresahkan, yaitu terjadinya mutasi kromosom pada manusia.

Akibatnya, berdasarkan prediksi, apabila kondisi ini terjadi terus, pada 50 tahun ke depan ada “manusia baru”.

Manusia baru yang lahir dari orangtua yang saat ini susunan kromosomnya berubah akibat radiasi dan polusi.

loading...

Seperti apa “manusia baru” tersebut tidak ada yang berani berspekulasi.

Tetapi kemungkinan perubahan genetis juga dapat menyebabkan munculnya penyakit degeneratif baru.

Next page: Covid19 Berhasil Menurunkan Polusi

Pages ( 1 of 2 ): 1 2Next »

Add a Comment