INGAT ORANG KRISTEN: CERAI PENGADILAN BUKAN JALAN MENCARI SUAMI/ISTRI BARU!

Hallo para pembaca sekalian, saat ini ada berita tentang perceraian mantan Gubernur Jakarta dengan Istrinya.

Seperti biasa, di mana-mana, berita itu bisa menjadi isu hangat atau bahan candaan.

Contohnya candaan teman, seorang gadis, yang mengatakan “wah ada duren (duda keren) baru nih…siap-siap ah pasang lamaran….” loh kok perempuan melamar?

Hehehe namanya juga bercanda….tapi siapa tahu itu sudah menjadi hal biasa karena emansipasi wanita… 🙂 🙂

Pemberkatan Nikah Kudus Kristen

Tulisan saya kali ini ingin menyoroti dan mencoba mengingatkan pasangan yang cerai tersebut (atau pasangan Kristen lain yang cerai).

Cerai di Muka Hakim Hanya Sebatas Catatan Sipil Saja

Bahwa gugatan cerai mantan gubernur tersebut diajukan ke Pengadilan, dan keputusan pengadilan hanya sebatas Ikatan Sipil kedua pihak saja.

Karena pengadilan TIDAK PUNYA KUASA MEMBATALKAN IKATAN NIKAH KUDUS DARI TUHAN! (melalui pendeta di gereja)!

Jadi, sama sekali TIDAK MEMBATALKAN PEMBERKATAN NIKAH KUDUS YANG DILAKUKAN DI GEREJA.

Orang Kristen tidak akan dapat bercerai (membatalkan nikah kudus yang dipersatukan TUHAN melalui gereja) selain maut yang memisahkan

(Matius 19:6 Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia).

Jadi keputusan pengadilan yang mengabulkan gugatan cerai hanya sebatas ikatan suami istri, kepala keluarga, tanggungjawab antara kedua pihak dan terhadap anak sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang dan Peraturan yang dibuat oleh Pemerintah.

Tidak Membatalkan Nikah Kudus

Jadi Sekali lagi, bukan membatalkan ikatan perkawinan yang dipersatukan oleh TUHAN.

Mungkin kedua orang tersebut berpisah secara fisik, tetapi mereka sama sekali tidak terpisah dari ikatan yang dibuat oleh TUHAN.

Akibatnya apabila mereka mencari pasangan baru atah bahkan sampai menikah kembali, maka mereka sudah melanggar perintah TUHAN.

Oh iya, sejauh status mereka masih menjadi pengikut KRISTUS, kalau sudah bukan Kristen silahkan lakukan sebagaimana yang diatur agama baru mereka.

Bagaimana bila sampai mereka tetap mencari pasangan baru dan menikah lagi di gereja dan diberkati oleh seorang pendeta?

Saya tidak bisa membayangkan hukuman apa yang kelak dikenakan TUHAN kepada pendeta itu!

Silahkan masing-masing menganalisa berdasarkan firman-firman TUHAN di bawah ini.

Firman Ini Bukan Ijin Kawin Lagi!

Firman TUHAN yang pernah dikutip dalam proses tuntutan cerai mantan gubernur adalah Matius 19:9

Tetapi Aku berkata kepadamu: Barangsiapa menceraikan isterinya, kecuali karena zinah, lalu kawin dengan perempuan lain, ia berbuat zinah.

Nah firman ini bisa diinterpretasikan sebagai mengijinkan orang menceraikan istrinya bila sang istri berzinah.

Padahal ayat ini tidak bisa dipisahkan dengan Matius 19:8 Kata Yesus kepada mereka:

“Karena ketegaran hatimu Musa mengizinkan kamu menceraikan isterimu, tetapi sejak semula tidaklah demikian.

Persiapkan Nikah Anda Karena itu Ikatan Sampai Mati!

Sekali lagi untuk menguatkan kita, semua pemberkatan nikah TUHAN secara iman Kristen tidak akan dapat dipisahkan oleh seorang hakim pengadilan.

Silahkan baca dan analisa ayat-ayat berikut: Matius 5:32, Markus 10:11-12, Lukas 16:18, Roma 7:1-3, Maleaki 2:16, dan I Korintus 7:10-11 (referensi dari Pernikahan Kristen Hanya Dipisahkan Oleh Kematian!).

Doa saya bagi pasangan mantan gubernur yang sudah dikabulkan cerainya oleh pengadilan, adalah supaya dapat rujuk kembali.

Bagi yang melakukan penyelewengan atau zinah, saya doakan untuk menjadi kuat teguh dan segera bertobat meninggalkan lumpur perzinahan itu.

Bagi seluruh keluarga kedua belah pihak, saya doakan agar kalian terus bersatu untuk mendukung pertobatan pihak yang salah, memisahkannya dari iblis penggoda, dan membuka tali kasih untuk memaafkan dan saling menerima kembali.

Persatuan kembali kalian berdua akan menjadi kesaksian yang sangat luar biasa DARI SEPASANG HAMBA TUHAN.

Tuhan Yesus mengasihi setiap umatNYA, semua domba dicariNYA walau sudah tersesat.

Tinggal kita memilih, apakah akan terus tersesat atau kembali ke pangkuan penuh kasih Sang Gembala Agung, Tuhan Yesus Kristus?.

Semoga kita semua selalu setia dan kembali ke jalan yang benar.

God bless you, God bless Indonesia
@shtobing

Add a Comment