APA SIH MUP ON ITU?

Hallo yang ada di sana….ini ilustrasi tentang kata move on supaya kita tidak ngawur memakainya, apalagi hanya untuk menyudutkan orang lain…


Ada seorang murid SD yang bertanya kepada gurunya.

Murid : Guru apa sih itu “mup on”? Kok banyak orang mengatakan payah lu gak bisa “mup on”
Guru : Bukan “mup on” tapi move on, itu istilah dari Bahasa Inggris.
Murid : Artinya apa Guru? kok orang yang ngomong kelihatan sombong dan merendahkan orang lain gitu.
Guru : Yang banyak di medsos ya? Itu mereka memakai kata move on dalam bentuk phrasal verb, yang maksudnya “terus melanjutkan aktivitas (hidup) walau baru saja mengalami peristiwa yang tidak baik”

Murid : Saya tidak mengerti Guru….
Guru : Sebenarnya move on itu dipakai untuk mendorong orang supaya tidak putus asa karena mengingat terus masalah yang terjadi, Supaya bersemangat kembali dan melanjutkan hidup.

Murid : Kok berat amat si Guru penjelasannya, kasih contoh aja.
Guru : Misalnya ada orang yang patah hati dan teringat terus dengan pacar yang memutuskannya, sehingga tidak mau cari pacar lain, dia terbayang-bayang terus pada pacarnya itu walau mungkin pacarnya itu sudah menikah dan punya anak cucu. Akhirnya sampai tua orang itu terus membayangkan sang pacar, nah seorang teman mungkin akan mengatakan ke dia… Ayolah move on…lupakan dia dan cari wanita lain untuk menjadi pasangan hidupmu…

Murid : Ada contoh lain guru?
Guru : Misalnya hasil pemilu yang lalu Jokowi menjadi presiden, lalu masih ada orang yang tidak mengakuinya sebagai presiden bahkan memasang photo orang lain sebagai presidennya, bahkan membuat acara khusus dan menghormati presiden-presidenan layaknya presiden yang sah. Kawan yang baik akan mengingatkan: Sudahlah bro….kita harus move on… nanti kita menangkan pak boss di periode pemilu selanjutnya.

Murid : Tapi Guru, kalau kekecewaan itu karena ditipu, difitnah, atau diadu domba… apakah kita juga harus “move on…?”
Guru : Iya kita tetap harus move one… Jangan sampai kita tidak melanjutkan hidup kita gara-gara peristiwa itu.

Murid : Wah enak dong si penipu, pemfitnah dan tukang adu domba itu, mereka bisa bebas melakukannya lagi.
Guru : Move on bukan berarti tidak menuntut secara hukum! Hukum tetap harus ditegakan! si penipu, pemfitnah dan tukang adu domba harus dituntut secara hukum! Tapi apapun hasilnya atau berapa lama prosesnya, kita tetap harus move on!

Murid : Lalu bagaimana kalau kita bertemu dengan sang penipu, pemfitnah dan tukang adu domba itu Guru, apakah kita harus move on dan percaya lagi padanya?
Guru : Tidak muridku, itu salah! Kesalahan yang diperbuat oleh orang-orang seperti itu tetap harus diingat, kita harus berjaga-jaga, bahkan kita harus berteriak mengingatkan orang lain agar tidak tertipu oleh sang penipu, pemfitnah dan tukang adu domba itu. Move on bukan berarti kita melupakan itu semua, tetapi kita maju melanjutkan hidup dan menjadikan sang penipu, pemfitnah dan pengadu domba sebagai pelajaran yang berharga untuk dijauhi selamanya!

Murid : O gitu ya Guru, berarti banyak orang yang tidak megerti memakai istilah move on, dan hanya untuk menyudutkan orang lain saja, karena mereka berteriak “gak bisa move on” pada orang yang sedang mengkritik atau mentertawai si penipu, pemfitnah dan pengadu domba… I see sir! Thank you very much!
Guru : Terima kasih kembali muridku, ingat tetap berteriak protes ketika menemui orang bermasalah di jalan, supaya dia sadar dan tidak mengulangi kelakuannya apalagi sampai menyebabkan korban baru!


Hello yang ada di sana… ingat ya sebelum menggunakan suatu istilah asing pelajari dulu biar gak malu-maluin.

GBU
@shtobing

Add a Comment