NIKMAT LUAR BIASA

Saudara-saudaraku sekalian, sangat sering kita mendengar orang minta didoakan atas berbagai pergumulan yang sedang dia hadapi, dan sangat sering juga kita menemukan banyak orang yang menghindar atau menolak ketika diminta untuk berdoa/memimpin doa. Kalau kita percaya bahwa TUHAN adalah yang menciptakan kita dan Dia sendiri yang menjadikan kita manusia sebagai mahkluk yang paling Dia sayangi, mengapa kita masih meminta orang lain berdoa untuk kita? Dan mengapa kita tidak berani memimpin orang lain untuk berdoa kepadaNya?

Kalau saya coba teliti berdasarkan pengalaman saya, orang yang tidak berani memimpin orang lain untuk berdoa ataupun yang minta didoakan, biasanya karena mereka tidak tahu cara berdoa, sehingga takut doanya dinilai buruk oleh orang lain yang mendengarkan, atau bagi orang yang minta didoakan biasanya karena takut atau tidak berani mengatakan apa yang mereka minta dari TUHAN.

Ini tulisan tentang doa, kenapa judulnya “Nikmat Luar Biasa”? Ya dengan membaca ini, bagi siapa saja yang selama ini bisanya minta didoakan atau tidak berani memimpin doa, saya bagikan pengalaman untuk membiasakan diri berdoa, dan merasakan kenikmatan yang luar biasa ketika kita semakin tahu tujuan berdoa dan mampu menyampaikan doa kita ke TUHAN bahkan dengan penuh kasih serta keakraban.

Sebenarnya bagaimana cara berdoa yang baik dan benar sangat banyak contohnya di Alkitab, baik di Perjanjian Lama hingga Doa BAPAK KAMI, yaitu doa yang diajarkan TUHAN sendiri ketika IA datang ke dunia dalam rupa Yesus Kristus atau doa para rasul di Perjanjian Baru. Dan di dalam tulisan kali ini saya ingin memberikan contoh doa yang biasa saya lakukan, termasuk dasar pemikirannya sehingga doa itu tercipta. Apakah doa saya didengar TUHAN? saya sangat yakin ya IA mendengar doa saya, apakah dikabulkan? Saya juga sangat yakin doa saya dikabulkan TUHAN untuk segala sesuatu yang bermanfaat bagi saya.

“Sesi pembicaraan” apakah kita yakin doa kita di dengar TUHAN atau apakah doa kita dikabulkan TUHAN nanti saya tuangkan dalam tulisan tersendiri ya, saat ini saya ingin memberi contoh doa itu (sekalian menjadi catatan saya pribadi dalam berdoa), mudah-mudahan berguna.

STRUKTUR DOA
Dalam berdoa saya menyusun struktur sebagai berikut:

Pertama: Ucapkan pengakuan kita atas kebesaran dan kuasa TUHAN yang tidak terhingga
Kedua: Ucapkan terima kasih yang tulus atas berbagai pengalaman yang kita (dan keluarga kita alami) di hari itu, apabila ada pengalaman yang kurang baik ucapkan terima kasih karena TUHAN pasti memiliki rencana yang indah pada kita melalui pengalaman kita itu.
Ketiga: Ucapkan permintaan-permintaan kita (dan keluarga kita) dengan segenap hati dan percaya bahwa TUHAN akan memberikan tepat pada waktunya.
Keempat: Doakan semua keluarga kita dan juga orang-orang yang berinteraksi dengan kita, termasuk orang-orang yang membutuhkan dukungan doa dan orang-orang yang menyakiti kita (atau menyakiti siapapun yang kita kasihi termasuk bangsa kita). Khusus bagi orang-orang yang menyakiti kita (atau orang yang kita kasihi) sebutkan namanya dan mintakan pengampunan dari TUHAN.
Kelima: undang Roh TUHAN selalu hadir di diri kita dan rumah tangga kita, serta serahkan semua permintaan dan doa kita pada kehendak Tuhan: jadilah KehendakMu di bumi seperti di surga. Amin (kalau ingin diucapkan seperti bernyanyi cukup dengan mengucapkan huruf vokal lebih panjang: A….mi….n).

CONTOH DOA MENJELANG TIDUR MALAM
Tidur malam adalah waktu kita untuk menutup hari, oleh karena itu kita harus selalu berdoa kepada TUHAN, sebagaimana kita berkomunikasi dengan orang-orang lain sebelum tidur, jadi dengan manusia saja kita berkomunikasi dengan saling mengucapkan selamat tidur, apalagi dengan TUHAN! Di bawah adaah contoh dengan memperhatikan struktur doa di atas, silahkan dikembangkan dan disesuaikan dengan situasi kondisi pembaca sekalian:

Bapa kami yang ada di sorga, Bapa yang kami sembah di dalam Yesus Kristus yang telah datang sendiri ke dunia ini untuk menyelamatkan umat manusia.

Terima kasih TUHAN atas begitu besar pengasihanMu sehingga hamba dapat melalui hari ini dengan baik, terima kasih karena Engkau sudah membimbing hamba sehingga pekerjaan dapat hamba selesaiakan dengan baik, begitu juga perlindunganmu kepada hamba sekeluarga sehingga selamat sejahtera dari sejak kami pergi beraktivitas hingga kembali ke tempat kami sekelurga.

Terima kasih TUHAN atas hikmad dari Roh Kudus Mu, sehinga selalu mengingatkan kami akan firmanMu dan menjalankannya dengan baik di hari ini, terima kasih atas segala-galanya yang Engkau berikan kepada kami, dan atas kehadiranMu di hidup kami sehingga kami selalu merasa aman dalam menjalankan kehidupan kami.
Terima kasih atas bimbinganMu sehingga anak-anak kami dapat belajar dengan baik dan menjadi panutan di sekolah mereka.

Bapa, mohon ampuni dosa hamba sebagaimana hamba mengampuni kesalahan orang lain, sehingga hamba selalu layak di hadapanMu serta Engkau menjadi berkenan atas berbagai upaya dan karya hamba di hari ini, hamba mohon Engkau memberkati sehingga karya dan upaya hamba dapat bermanfaat bagi setiap orang, dan biarlah itu hanya demi kemuliaanMu saja. TUHAN kami mohon engkau memberkati upaya kakak, adik dan keponakan kami untuk memperoleh kesehatan yang terbaik, berkati paramedis dan keluarga yang selalu mendukung mereka dalam menghadapi tumor yang ada di dalam tubuh mereka, kami mohon juga Engkau berkenan untuk mengangkatnya dan memberikan kesembuhan yang terbaik bagi mereka.

Kami juga memohon engkau mengingatkan kami agar kami selalu menjalankan perintah firmanMu dengan sungguh dan benar dan ingatkan kami melalui Roh Kudus agar kami selalu berani dan teguh berjalan di jalanMu TUHAN. Ingatkan dan bimbing kami agar selalu mengerjakan tugas dan pekerjaan kami semaksimal mungkin, dan memberikan hasil yang terbaik bagi perusahaan dan tempat kami berkerja, agar perusahaan kami ini terus maju dan memberi kesejahteraan bagi seluruh karyawannya. Hamba berdoa untuk anak-anak kami yang sedang dalam proses belajar, ingatkan kami agar selalu membimbing mereka sehingga menjadi anak yang rajin dan senang mempelajari firmanMu serta terlaibat dalam melayani umatMu TUHAN.

Hamba berdoa untuk seluruh keluarga kami di manapun berada, sertai, bimbing dan berkati mereka dalam perjalanan hidup mereka, kami mohon Engkau hadir di tengah-tengah mereka dan mendengarkan doa-doa mereka. Tunjukanlah pengasihanMu kepada mereka. Hamba juga ingin berdoa untuk setiap orang yang hari ini telah membuat hamba kecewa, baik karena mereka bekerja dengan kurang maskimal sehingga pekerjaannya terbengkalai, maupun orang yang tidak menyukai kami dan melakukan berbagai hal yang menyakitkan hati. Kami mohon Engkau mengampuni dosa mereka dan bila Engkau berkenan mohon mengingatkan mereka agar mendengarkan mimbinganMu dan kembali ke jalan yang benar, kami mohon juga Engkau mengetuk hati orang-orang dekat di sekitar mereka agar terus mengingatkan mereka supaya tidak semakin terjerumus, Hamba mohon Engkau selalu membimbing hamba untuk dapat memaafkan dan melupakan segala sakit hati yang telah mereka perbuat.

Sebenat hamba hendak tidur TUHAN, lindungilah kami semua sehingga dapat tidur dengan nyenyak dan bangun dalam keadaan sehat untuk berkativitas kembali esok hari.

TUHAN terima kasih atas begitu besar pengasihanMu kepada hamba, hamba mohon Roh KudusMu selalu hadir di kehidupan kami. Terima kasih TUHAN atas begitu besar pengasihanMu kepada kami, kehendakMulah yang jadi di bumi seperti di sorga.

Di dalam Yesus Kristus juruslamat kami, hamba berdoa dan mengucap syukur.
Amin

Berdoa itu tak terkira nikmatnya… 2 (dua) gelas jus jeruk mah tidak ada apa2nya…
Doa kita ketika kita tuliskan memang jadi kelihatan panjang, padahal ketika kita doakan tidak sampai 5 (lima) menit. Jadi bagi orang yang belum biasa berdoa lebih baik tuliskan dulu doa yang akan kita panjatkan kepada TUHAN, mudah kok, sebagaimana kita menuliskan sebuah proposal atau surat cinta, tulis dulu baru kirimkan.

Mungkin ada yang ingin mengkritisi contoh doa di atas? Hehehe…sebaiknya tidak usah karena itu adalah sebuah doa, ibaratnya anak kecil berbicara ke orang dewasa dengan kata-kata yang “tidak tepat” tetapi sang “orang dewasa” mengerti dan memenuhi permintaan mereka, jadi sebuah doa bukan tata bahasanya yang dilihat TUHAN bukan alunan nadanya yang di dengar TUHAN, tetapi bagaimana kita mau datang merendahkan diri dan berterima kasih, memohon dan berbicara denganNYA, apakah kita gagu, tidak pandai menulis atau kita seorang orator dan penulis yang meiliki ribuan tulisan di blog itu tidak penting bagi TUHAN.

Contoh doa lainnya akan saya tuliskan nanti, tetapi rasanya para pembaca (terutama bagi yang tidak biasa berdoa) sudah mendapat ide kan untuk berdoa dan berbicara kepada TUHAN? Ayo jangan seperti anak kecil yang takut ngomong ke orangtuanya karena orangtuanya Judes or Jutek, TUHAN itu baik dan sangat baik.

GBU
@shtobing

Add a Comment

Show Buttons
Hide Buttons