PELAJARAN: TUHAN PEMARAH?

Hallo para pembaca sekalian, kita tentu ingin semua orang selamat dan bersama-sama berkumpul dengan TUHAN di kemuliaanNYA kelak. KemuliaanNya yang kita kenal sebagai sorga. Kita tentu ingin semua orang menghormati TUHAN dan menjalankan perintahNya dengan sungguh-sungguh sehingga nama TUHAN dimuliakan di muka bumi dan dimana saja selamanya. Karena harapan dan keinginan kita tersebut maka kita sering mengingatkan orang-orang yang menyimpang dari jalan TUHAN. Kita menginatkan orang-orang yang “melawan” TUHAN atau bahkan tidak percaya akan kuasaNYA. Berbagai cara kita lakukan, dari kata-kata, kisah dan cerita serta berbagai contoh-contoh nyata maupun perumpamaan. Semuanya kita tujukan agar orang yang kita nilai tidak menjalankan perintah TUHAN, bahkan menjauhi TUHAN menjadi sadar dan kembali ke jalanNYA.

TUHAN mengasihi umat manusia dan IA TIDAK MARAH!

Mengingatkan sesama kita yang menyimpang dari jalan kebenaran adalah bagian dari tugas kita. Kita memang diperintahkan untuk menginatkan orang yang serong jalannya dan mendoakannya. Namun seringkali pikiran kita masih dangkal, sehingga kita cenderung menakut-nakuti orang bahwa menjauhi jalan Tuhan, melawan Tuhan atau bahkan menghina Tuhan akan dihukum olehNYA. Sehingga kita membuat cerita-cerita orang-orang yang kita nilai mati karena melawan dan menghina TUHAN. Bagi sang penulis mungkin ia merasa benar, akan tetapi menurut saya hal tersebut membuat TUHAN yang kita kenal menjadi TUHAN yang pemarah. IA tidak memberi kesempatan orang untuk bertobat dan langsung mencabut nyawanya.

Menurut saya cara tersebut sangat bertentangan dengan apa yang ditunjukan Tuhan Yesus selama IA berada di dunia ini. Tuhan Yesus yang adalah Firman TUHAN yang turun ke bumi dan menjadi manusia menunjukan sifat yang sangat lemah lembut. IA tidak pernah langsung membungkam orang-orang Farisi, Saduki dan pembenciNYA atau membunuhnya. Ia memberi kesempatan mereka untuk bertobat. Bahkan ketika IA didera untuk menuju golgota dan disalibkan, IA sebenarnya mudah saja mencabut nyawa semua orang yang ada di sana. Tetapi IA tidak melakukan itu, bahkan Ia berseru “AMPUNILAH MEREKA KARENA MEREKA TIDAK MENGERTI APA YANG MEREKA PERBUAT”. Selama di dunia IA mengajarkan KASIH, sehingga sangat bertetangan dengan cerita dan contoh yang menuding bahwa TUHAN menghukum bahkan membinasakan orang-orang yang membenci DIA.

Oleh karena itu cerita seperti di bawah ini mohon anda jadikan rujukan cara yang salah mengingatkan orang berdosa, karena cerita berikut ini (saya dapat dari WA group saya) menggambarkan betapa pemarahnya TUHAN:

Beberapa tahun yang lalu, selama wawancara dengan Majalah Amerika, John Lenonn berkata:
‘Kekristenan akan berakhir, itu akan hilang. Saya tidak perlu berdebat tentang itu .. Saya yakin. Yesus baik-baik saja, tetapi rakyatnya terlalu sederhana, hari ini kita lebih terkenal daripada Dia (1966).

Lennon, setelah mengatakan bahwa The Beatles lebih terkenal daripada Yesus Kristus, ditembak enam kali.

Tancredo Neves (Presiden Brasil):

selama kampanye Presiden, dia mengatakan jika dia mendapat 500.000 suara dari partainya, Tuhan pun tidak akan mengeluarkan dia dari kursi kepresidenan. Tentu dia mendapatkan suara, tetapi dia sakit sehari sebelum pelantikannya sebagai Presiden dan dia meninggal.

Cazuza (komposer, penyanyi, dan penyair Bi-seksual Brasil):

selama pertunjukan di Canecio (Rio de Janeiro), sambil menghisap rokoknya, dia menghembuskan asap ke udara dan berkata: “Ya Tuhan, itu untukmu.” Dia meninggal pada usia 32 KANKER PARU dengan cara yang mengerikan.

Pria yang membangun Titanic

setelah pembangunan Kapal Pesiar, Titanic, seorang reporter bertanya kepadanya seberapa aman kapal Titanic itu. Dengan nada ironis dia berkata: ‘Bahkan Tuhan tidak bisa menenggelamkannya’. Hasilnya: Saya pikir Anda semua tahu apa yang terjadi pada Titanic.

Marilyn Monroe (Aktris)

dia dikunjungi oleh Billy Graham selama presentasi pertunjukan. Dia berkata bahwa Roh Allah telah mengirim dia untuk berkhotbah kepadanya.
Setelah mendengar apa yang dikatakan Pendeta, ia berkata, “Aku tidak membutuhkan Yesusmu.” Seminggu kemudian, dia ditemukan tewas di apartemennya

Bon Scott (Penyanyi)

mantan vokalis AC / DC. Pada salah satu lagunya tahun 1979 ia menyanyikan: ‘Jangan hentikan aku; Aku akan turun jauh-jauh, menyusuri jalan raya menuju neraka ‘. Pada tanggal 19 Februari 1980, Bon Scott ditemukan tewas, dia tersedak oleh muntahnya sendiri.

Campinas (IN 2005)

di Campinas, Brazil, sekelompok teman, mabuk, pergi menjemput seorang teman ….. Sang ibu menemaninya ke mobil dan sangat khawatir tentang kemabukan teman-temannya dan dia berkata kepada putrinya memegang tangannya, yang sudah duduk di dalam mobil: “Putriku, Pergilah bersama Allah dan Semoga Dia Melindungimu.” Dia menjawab: ‘Hanya Jika Dia (Tuhan) Melakukan Perjalanan Di Bagasi,’ Karena Di Dalam Sini ….. Sudah Penuh ‘

Beberapa jam kemudian, datang berita bahwa mereka terlibat dalam kecelakaan fatal, semua orang meninggal. mobil itu tidak dapat dikenali jenis mobilnya apa, tetapi yang mengejutkan, bagasi itu masih utuh. Polisi mengatakan tidak mungkin bagasi itu tetap utuh. Yang mengejutkan mereka, di dalam bagasi ada sepeti telur, tidak ada yang pecah

christine Hewitt (Jurnalis dan penghibur Jamaika) mengatakan bahwa Alkitab (Firman Tuhan) adalah buku terburuk yang pernah ditulis.
Pada Juni 2006, dia ditemukan terbakar tak dikenal di kendaraan bermotornya.

Setelah membaca tulisan-tulisan di atas tentu anda sependapat dengan saya, bahwa peringatan yang dibuat si penulis langsung menunjukan betapa pemarahnya TUHAN. Padahal TUHAN tidak seperti itu, IA adalah Tuhan yang penuh kasih sayang, yang menjenguk manusi dan menyelamatkannya. IA adalah TUHAN yang berinisiatif menyelamatkan manusia. Oleh karena itu apabila anda adalh orang yang memusuhi TUHAN, percayalah bahwa TUHAN Maha Pengasih dan Penyayang, IA akan memberikan kesempatan untuk bertobat dan kembali ke jalanNYA. Apabila hari ini anda sadar bahwa anda tidak layak dihadapanNYA, maka segeralah mohon ampun dan bertobat, jangan tunggu nanti atau esok hari, supaya tidak terlambat, karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi nanti atau esok hari.

Semoga tulisan ini dapat menyelamatkan jiwa manusia tanpa harus menakut-nakuti dan membuat TUHAN menjadi Tuhan yang pemarah. God bless you, God bless Indonesia.

@shtobing

Add a Comment

Show Buttons
Hide Buttons