HYPNOSIS SPEAKING (MEMPENGARUHI ORANG SAAT BERBICARA)

Hallo para pembaca sekalian, anda pasti pernah mendengarkan orang berbicara, baik berbicara dengan anda langsung, atau guru di dalam kelas, seminar atau berbagai pertemuan lainnya termasuk mendengarkan pidato orang lain. Selama mengikuti berbagai aktivitas itu anda pasti pernah sangat tertarik dengan apa yang dibicarakan, bahkan kadang anda sampai terpesona dan selalu menganggukan kepala. Atau kebalikannya, anda sangat tidak menikmati sang pembicara dalam berkata-kata, anda merasa ingin segera pergi, atau anda ingin mengalihkan pembiacaraan, bahkan mungkin anda mersa muak ingin muntah.

Politikus busuk tidak bermartabat dan tidak jujur, mereka suka mempengaruhi orang dengan hypnosis speaking

Pasti 2 (dua) hal tersebut pernah anda alami. Kalau sang pembicara adalah atasan anda, maka terpaksa anda mendengar sampai pembicaraan yang membosankan selesai. Begitu selesai ada sorakan di dalam hati, karena sebelum selesai hati kita pasti “ngedumel” dan mengatakan banyak hal yang tidak baik (diem lu… ngarang aja lu… bosen…!!! jam berapa nih jam berapa?!!! Banyak banget yang harus gua kerjain, hadeuh masih nyerocos lagi nih orang!!). Kalau seperti itu anda harus berhati-hati, jangan sampai apa yang terpikirkan di kepala anda meluncur keluar melalui mulut anda. Kalau sampai terjadi seperti itu maka siap-siaplah anda tidak disukai seumur hidup. Paling tidak selama anda bekerja di bawah sang boss. Note: apa yang saya maksud dengan Hypnosis di sini bukan seperti hipnotis di film-film, atau gendam, tetapi teknik berbicara untuk membuat para pendengarnya mau percaya!

Kalau ada orang yang berbicara dengan anda dan walaupun pembicaraannya tidak ada gunanya, atau pembicaraannya ngawur termasuk bohong, tetapi anda tetap mendengarnya dengan seksama, maka bisa dipastikan sang pembicara itu menguasai HYPNOSIS SPEAKING, teknik berbicara yang diatur sedemikian rupa (hasil dari latihan terus menerus), sehingga dapat mempengaruhi audience nya. Teknik ini banyak digunakan di dunia perdagangan termasuk perdagangan eceran. Sehingga banyak orang tertarik, percaya, MERASA PERLU dan akhirnya membeli, dan tidak lama kemudian baru disadari bahwa kita tidak perlu barang tersebut. Menyesal memang datang belakangan, kalau datang duluan namanya….?

Teknik tersebut juga digunakan oleh para politikus, mereka dengan tekniknya masing-masing ingin menguasai pikiran pendengarnya, sehingga memilih mereka (saat kampanye). Atau kalimat-kalimat dan teknik mengatakannya dibuat sedemikian rupa, sehingga orang terprovokasi, mau berunjuk rasa walau tidak tahu apa tujuan unjuk rasa. Yang paling parah adalah kalau teknik tersebut dipakai untuk menipu rakyat, sehingga rakyat mendengarkan perkataannya dan menerima dengan senang hati. Padahal semua yang dikatakn adalah bullshit.

Para politikus sangat senang menggunakan teknik tersebut, salah satunya adalah untuk mempermudah kerja mereka. Jadi walaupun mereka tidak bekerja tidak ada rakyat yang protes, karena rakyat sudah terhipnosis dengan teknik bicaranya. Bahkan rakyat, atau kalayak ramai, tidak mempermasalahkan jiga terjadi penyimpangan-penyimpangan anggaran, bahkan dengan perkataannya ia seperti orang jujur dan suci, dan seperti orang yang dizolimi oleh lawan politiknya. Ia tampil dan berkata-kata seperti seorang yang tidak bersalah, dan seringkali menyalahkan orang lain. Sehingga orang-orang yang biasanya beringas pada orang lain, menjadi tekuk lutut kepadanya.

Banyak teknik yang bisa kita pelajari untuk tidak terpengaruh, atau terbujuk rayu oleh para politikus yang ahli menggunakan Hypnosis Speaking. Salah satu teknik yang untuk memitigasi pengaruh dari pelaku Hypnosis Speaking anda harus mengumpulkan data sebanyak-banyaknya bila mendengar dia bicara, dan langsung konfirmasi kalau ada perbedaan. Kalau sang pembicara ada di tempat lain, jadi kita hanya mendengarnya melalu Radio atau TV, maka apabila ada perbedaan anda harus segera mengatakan BOHONG LU! Bisa dilanjutkan dengan memindahkan chanel TV yang anda tonton. Jangan terlalu lembut dengan sang pembicara yang sedang menggunakan teknik untuk membohongi kita, atau tidak perlu berargumentasi dengan mereka, karena ketika berargumentasi dia akan mengluarkan lagi jurus Hypnosis Speakingnya, karena dia berupaya terus agar anda terpengaruh.

Sekarang anda praktekan, lihat TV atau dengar radio dan dengarkan Politikus maupun Gubernur yang mungkin sedang berbicara menyanggah berbagai hal yang “menyerang” dia, bandingkan dengan realita, data dan logika, dan begitu anda tahun dia berbohong, segera katakan: BOHONG LU! atau kata-kata lain seperti: INGAT BOHONG DOSA! PENCITRAAN LU!

Semoga tulisan ini dapat mengurangi jumlah orang yang tunduk dan mau melakukan apapun karena bujuk rayu lawan bicaranya, atau bujuk rayu politikus busuk.

God bless you, God bless Indonesia

@shtobing

Add a Comment

Show Buttons
Hide Buttons