AWAS JERAT SI JAHAT

Hati-hati dengan si jahat, mereka seperti laba-laba: ia bekerja dengan lembut, jalan berjingkat-jingkat dan tidak bersuara

Ia tampil tersembunyi sehingga tidak disadari siapapun yang ada di sekitarnya

Kemudian di tengah kesepian ia mulai menebarkan jala-jalanya, jala yang halus lembut bahkan hampir tidak kasat mata

Ia menyusun jala-jalanya dengan bentuk melingkar dan menawan, kadang menampilkan kerlap-kerlip yang indah

Helai demi helai jalanya ditebar, melebar hingga ke sekeliling ruangan, dan perlahan tapi pasti ia memperkuat jala-jala buatannya itu

Dengan tidak mengenal lelah, ia mengeluar jala-jala itu dari mulutnya, centimeter demi centimeter hingga terjalin menjadi puluhan meter

Ia memperkuat bagian tengah dari jalanya, dan di sanalah ia bersemayam menunggu mangsanya

Ia tidak memilih siapa mangsanya, tetapi semua yang bisa terjerat oleh jalanya dan tidak mampu melepaskan diri adalah mangsanya. Bahkan bangsanya sendiri yang terjerat di sana dia jadikan mangsa

Semua yang terjerat akan dia pagut dengan bisanya supaya tertidur, dan kemudian dia jerat lebih ketat lagi dengan jala-jala dari mulutnya, dan suatu saat akan dia mangsa atau menjadi mangsa anak-anaknya

Laba-laba, menjalankan perannya sesuai dengan nalurinya, tetapi ditiru si jahat untuk memangsa sesama… waspadalah si jahat yang sedang menjerat anda dengan kata-kata dan bujuk rayunya, suatu saat akan memangsa anda.

Waspadalah bangsaku, God bless you, God bless Indonesia.

@shtobing

Add a Comment

Show Buttons
Hide Buttons