AWAS POLITIK ADU DOMBA

DEVIDE ET IMPERA atau PECAH BELAH DAN KUASAI! Itu bukan hanya milik Belanda, walaupun istilah itu dikenal bangsa Indonesia sejak masa penjajahan Belanda. Istilah itu adalah milik para politikus busuk yang ada di seluruh dunia! Mengapa saya sebut politikus busuk, karena tujuan mereka memenangkan suara rakyat dalam pemilu hanya untuk kekuasaan semata, kita ulangi KEKUASAAN SEMATA! Walau mereka kemas dengan gimik-gimik mensejahterakan rakyat, tetapi selama mereka menjalankan politik pecah belah maka tujuan mereka hanya untuk kekuasaan semata. DUSTA kalau ada di antara mereka yang mengatakan demi kemakmuran bangsa!

Karena politikus yang ingin memajukan bangsa tidak akan memecah belah bangsa! Ingat suatu bangsa akan kuat dan bisa maju hanya bila bersatu! Slogan BERSATU KITA TEGUH BERCERAI KITA RUNTUH adalah slogan yang benar sepanjang masa. Bagaimana mungkin suatu bangsa akan maju bila terpecah belah? Karena setiap upaya suatu pihak pasti akan diganggu oleh pihak lainnya, sehingga semua akan tersendat-sendat dan hanya kegagalan yang diperoleh. Tujuan mereka berkuasa adalah tidak beda dengan penjajahan Belanda dulu: Kuasai negaranya dan kuasai UANGnya! Ya semata-mata mereka ingin berkuasa demi uang!

Oleh karena itu, melalui tulisan singkat ini, saya menghimbau seluruh rakyat Indonesia, kenali politikus busuk yang kerjanya hanya memecah belah. Kenali dengan baik dan jangan pernah menjadi kepanjangan lidah mereka, jangan pernah percaya pada omongannya dan menyampaikan ke pihak lain (saudara atau kenalan kita). Ini perlu diingat karena saat ini beberapa orang yang saya ketahui berpendidikan tinggi, S3 atau Phd, percaya pada politikus busuk dan menjadi kepanjangan tangan mereka!

Bagaimana membedakan politikus busuk dengan yang tidak? Sangat mudah, perhatikan saja politikus yang terus menerus menjelek-jelekan pihak lawan dan menyanjung-nyanjung pihaknya, meniadakan prestasi pihak lawan dan menyanjung-nyanjung pihaknya walau prestasi tidak jelas (bahkan sebenarnya tidak punya prestasi apa-apa), melindungi para koruptor dan mengganggu kerja KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), membawa-bawa agama dengan berbagai dalilnya untuk menyudutkan pihak lawan tetapi dalil yang sama tidak berlaku untuk pihaknya, dan banyak lagi yang sebenarnya sangat mudah kita perhatikan dan mengidentifikasi mereka (para politkus busuk). Intinya yang mereka lakukan adalah: pecah-belah dan yang penting berkuasa!

Beberapa bulan lagi ada pilkada serentak dan tahun depan ada pemilu DPR dan Presiden, ayo bangsa Indonesia pelajari dengan baik dan perhatikan siapa saja politikus busuk di Indonesia, dan jangan pernah pilih mereka walaupun agama, ras, suku dan golongannya sama dengan anda, karena hasil peilihan anda adalah tanggungjawab anda untuk menggapai Indonesia yang lebih sejahtera!

GBU
@shtobing

Add a Comment

Show Buttons
Hide Buttons